kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45868,39   -1,11   -0.13%
  • EMAS947.000 1,07%
  • RD.SAHAM -0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Oksigen langka, rumah sakit Delhi terus mengirimkan pesan putus asa


Selasa, 04 Mei 2021 / 07:08 WIB
Oksigen langka, rumah sakit Delhi terus mengirimkan pesan putus asa
ILUSTRASI. Rumah sakit Delhi meminta pasokan oksigen karena jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 semakin banyak. REUTERS/Francis Mascarenhas TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: BBC,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Rumah sakit Delhi meminta pasokan oksigen karena jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 semakin banyak.

Melansir BBC, rumah sakit di Delhi terus mengirim pesan putus asa untuk pasokan oksigen darurat sepanjang malam pada hari Minggu. Mereka memperingatkan bahwa pasien dalam bahaya.

Krisis Covid-19 di India dimulai dua minggu lalu, dan hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Sedikitnya 12 pasien, termasuk seorang dokter, meninggal ketika sebuah rumah sakit terkemuka kehabisan oksigen pada hari Sabtu. Di luar rumah sakit, keluarga pasien yang tidak dapat menemukan tempat tidur berjuang untuk mendapatkan silinder portabel - terkadang berdiri dalam antrian hingga 12 jam.

Baca Juga: Waspada, mutasi virus corona asal India dan Afrika Selatan telah masuk Indonesia

Beberapa rumah sakit besar di Delhi mengandalkan suplai oksigen harian tetapi mereka tidak mendapatkan cukup untuk menyimpan beberapa sebagai cadangan jika terjadi keadaan darurat.

Seorang dokter menggambarkan situasinya sebagai sesuatu yang menakutkan. "Setelah Anda menggunakan tangki utama Anda, tidak ada yang dapat digunakan kembali," ujar sang dokter. 

Situasinya lebih buruk lagi di rumah sakit kecil yang tidak memiliki tangki penyimpanan dan harus mengandalkan silinder besar.

Baca Juga: WHO: Kasus corona dunia dalam 2 minggu terakhir melampaui 6 bulan pertama pandemi

Dan krisis oksigen datang ketika kasus virus corona terus meningkat.




TERBARU

[X]
×