kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Operasi militer AS di Libia menelan biaya hingga US$ 750 juta


Jumat, 13 Mei 2011 / 10:03 WIB
ILUSTRASI. Hakim tunggal I Wayan Merta mengetuk palu usai membacakan putusan sidang praperadilan Jessica Kumala Wongso yang menjadi tersangka dugaan pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (1/3). Pengadilan Negeri


Sumber: Reuters | Editor: Rizki Caturini

WASHINGTON. Sekretaris Pertahanan AS Robert Gates, kemarin (12/5) mengatakan bahwa negaranya telah menghabiskan dana hingga US$ 750 juta dalam operasi militer di Libia.

Ia pun mengatakan, alokasi dana untuk operasi militer di Libia ini terpisah dengan dana untuk di Afganistan dan Irak. Sehingga, hal ini tidak mempengaruhi pembiayaan untuk operasi militer di kedua negara tersebut.

"Kami secara fundamental sayangnya harus menyiapkan banyak dana untuk operasi militer di Libia. Walaupun terjadi defisit anggaran, tapi kami berharap tidak akan berdampak pada operasi yang telah kita jalankan," ujarnya.




TERBARU

[X]
×