kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ozil membela muslim Uighur, China menyerang Arsenal


Minggu, 15 Desember 2019 / 18:24 WIB
Ozil membela muslim Uighur, China menyerang Arsenal
ILUSTRASI. Seorang demonstran etnis Uighur mengenakan topeng saat dia menghadiri protes terhadap China di depan Konsulat China di Istanbul, Turki, 1 Oktober 2019.

Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Stasiun televisi yang dikelola pemerintah China, CCTV memutuskan tidak menayangkan siaran langsung klub sepakbola Liga Inggris Arsenal berhadapan Manchester City pekan lalu.

Seperti diberitakan Bloomberg, CCTV lebih memilih menayangkan klub sekota Arsenal, Tottenham Hotspur menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Baca Juga: China batalkan pengenaan tarif terhadap produk pertanian AS

Pilihan CCTV terbilang aneh, karena pertandingan Arsenal Manchester City merupakan pertemuan dua klub papan atas.

Usut punya usut, pilihan CCTV itu merupakan dampak dari ucapan salah satu pemain Arsenal Mesut Ozil yang berkomentar kritis tentang perlakuan terhadap minoritas Uighur di China.

Dalam postingan Instagram dan Twitter, Ozil menuduh Muslim tetap diam atas perlakuan buruk terhadap minoritas Muslim Uighur, Quran dibakar. Masjid ditutup. Sekolah mereka dilarang," tulis Ozil.

Baca Juga: Neraca dagang bulan November 2019 diramal mengalami defisit karena faktor ini

Belum jelas apakah nasib Arsenal akan mirip dengan perlakuan China ke klub NBA karena ikutan dalam persoalan Hong Kong. Sebelumnya salah satu petinggi NBA Houston Rockets mendukung demonstrasi di Hong Kong.

Akibatnya, klub itu bersama NBA mendapatkan kecaman dari China dan beberapa sponsor menarik diri.




TERBARU

Close [X]
×