kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Panas di Laut China Timur, Jepang: China sudah menjadi ancaman jangka panjang


Selasa, 14 Juli 2020 / 18:34 WIB
Panas di Laut China Timur, Jepang: China sudah menjadi ancaman jangka panjang
ILUSTRASI. Dua kapal perang jenis Destroyer milik China saat melakukan latihan.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Buku putih itu muncul ketika sekutu keamanan Jepang, AS, mengeluarkan tantangan langsung terhadap klaim di Laut China Selatan oleh Beijing.

Di mana Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengeluarkan pernyataan untuk menolak semua klaim China di luar wilayah teritorial 12 mil laut di sekitar Kepulauan Spratly.

Baca Juga: Jual senjata AS terbaru ke Taiwan, China jatuhkan sanksi ke Lockheed Martin

Washington telah berdebat dengan Beijing tentang berbagai masalah mulai dari perdagangan hingga tanggapan virus corona dan aksi China terhadap hak asasi manusia. 

Meskipun Abe telah menjadi pendukung setia AS, ia juga telah fokus membangun hubungan yang lebih dekat dengan China yang merupakan mitra dagang terpenting Jepang setelah AS yang telah dirusak oleh perselisihan mengenai pendudukan perang dan perselisihan wilayah.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×