Sumber: Financial Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Sejumlah analis menilai insiden dengan Taiwan ini hampir setara dengan ketegangan antara China dan Filipina di Laut China Selatan, ketika pesawat China juga menembakkan flare ke arah pesawat patroli Filipina.
Latihan “Justice Mission” sendiri berlangsung di tengah gejolak besar dalam struktur militer China. Presiden Xi Jinping dilaporkan telah mencopot hampir seluruh wakil komandan tertinggi militer China, menyisakan hanya satu pejabat senior.
Tonton: Perjanjian dengan Rusia Berakhir, Trump Perkuat Senjata Nuklir AS
Pengamat menilai taktik agresif dan manuver yang tidak biasa dalam latihan tersebut bisa menjadi indikasi terganggunya rantai komando PLA akibat pembersihan internal. Pencopotan ini terutama menyasar pejabat yang terlibat dalam perencanaan potensi invasi Taiwan, yang diyakini memengaruhi kesiapan militer China untuk melancarkan serangan dalam waktu dekat.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)