kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45754,18   -2,20   -0.29%
  • EMAS1.007.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pandemi memburuk, kapasitas kamar jenazah di Amerika terisi penuh


Senin, 20 Juli 2020 / 06:55 WIB
Pandemi memburuk, kapasitas kamar jenazah di Amerika terisi penuh
ILUSTRASI. Tenaga medis di Florida. REUTERS/Maria Alejandra Cardona

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Angka Kematian akibat virus corona di Amerika sudah mencapai 140.000 pada hari Sabtu. Melansir Reuters, kasus virus corona terus meningkat di 42 dari 50 negara bagian selama dua minggu terakhir.

Data Reuters menunjukkan, sejak akhir Juni, Amerika Serikat telah melihat kenaikan dalam kasus-kasus baru. Saat ini, enam minggu kemudian, angka kematian juga mulai meningkat.

Baca Juga: Corona di AS: Lebih dari 80 bayi positif Covid-19 di Texas

Amerika kehilangan sekitar 5.000 orang warganya karena virus ini setiap minggu. Sebaliknya, negara tetangga Kanada telah melaporkan total kematian 8.800 sejak pandemi dimulai.

Hanya dalam satu minggu, Amerika Serikat mencatat jumlah kematian sebanyak 5.600 nyawa yang telah hilang Swedia sejak pandemi dimulai awal tahun ini.

Di negara bagian AS yang paling terpukul, para pejabat kehabisan tempat untuk menyimpan korban meninggal saat kamar jenazah mereka terisi penuh.

Baca Juga: Rekor lagi, infeksi virus corona baru di Meksiko bertambah 7.615 kasus

Maricopa County Arizona, membawa 14 pendingin untuk menampung 280 mayat dan mengalami lonjakan lebih dari dua kali lipat kebutuhan kamar mayat akibat virus corona.

Di Texas, kota San Antonio dan Bexar County telah memperoleh lima trailer berpendingin untuk menyimpan hingga 180 mayat.

Munculnya kamar mayat mobile semacam itu telah memberikan kesan di beberapa negara bagian Selatan bahwa pandemi tampaknya berputar di luar kendali.



TERBARU

[X]
×