kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris membantah terlibat skandal seks Epstein


Senin, 19 Agustus 2019 / 18:10 WIB
ILUSTRASI. Pangeran Andrew Inggris


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris membantah terlibat dalam dugaan kejahatan seks yang dituduhkan pemodal dari Amerika Serikat (AS) Jeffrey Epstein. Bantahan itu disampaikan Kerajaan Inggris dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, Epstein bunuh diri di dalam sel penjara Manhattan, AS awal Agustus ini ketika ia ditahan atas tuduhan perdagangan seks.

Baca Juga: Intip kendaraan keamanan yang digunakan Trump saat berkunjung ke Inggris

"Duke of York telah terkejut dengan laporan baru-baru ini tentang dugaan kejahatan Jeffrey Epstein," bunyi pernyataan Istana Buckingham seperti dilansir Reuters, Senin (19/8).

"Yang Mulia menyesalkan eksploitasi manusia mana pun dan saran dia akan memaafkan, berpartisipasi dalam atau mendorong perilaku seperti itu menjijikkan," kata Istana.

Media Inggris termasuk Daily Mail menerbitkan gambar yang dikatakan menunjukkan Andrew, putra kedua Ratu Elizabeth, melambaikan tangan kepada seorang wanita dari dalam mansion Manhattan yang dimiliki oleh Epstein.

The Mail mengatakan gambar itu diambil pada 2010 atau dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan pelacuran kejahatan negara bagian Florida dan terdaftar sebagai pelanggar seks.

Baca Juga: Pergantian Tahta di Jepang: Berakhirnya Era Heisei 




TERBARU

[X]
×