kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.925   -32,00   -0,19%
  • IDX 9.067   57,15   0,63%
  • KOMPAS100 1.251   13,24   1,07%
  • LQ45 883   11,59   1,33%
  • ISSI 333   3,66   1,11%
  • IDX30 450   4,80   1,08%
  • IDXHIDIV20 530   8,25   1,58%
  • IDX80 139   1,60   1,16%
  • IDXV30 147   2,72   1,88%
  • IDXQ30 144   2,00   1,40%

Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris membantah terlibat skandal seks Epstein


Senin, 19 Agustus 2019 / 18:10 WIB
Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris membantah terlibat skandal seks Epstein
ILUSTRASI. Pangeran Andrew Inggris


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pangeran Andrew dari Kerajaan Inggris membantah terlibat dalam dugaan kejahatan seks yang dituduhkan pemodal dari Amerika Serikat (AS) Jeffrey Epstein. Bantahan itu disampaikan Kerajaan Inggris dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, Epstein bunuh diri di dalam sel penjara Manhattan, AS awal Agustus ini ketika ia ditahan atas tuduhan perdagangan seks.

Baca Juga: Intip kendaraan keamanan yang digunakan Trump saat berkunjung ke Inggris

"Duke of York telah terkejut dengan laporan baru-baru ini tentang dugaan kejahatan Jeffrey Epstein," bunyi pernyataan Istana Buckingham seperti dilansir Reuters, Senin (19/8).

"Yang Mulia menyesalkan eksploitasi manusia mana pun dan saran dia akan memaafkan, berpartisipasi dalam atau mendorong perilaku seperti itu menjijikkan," kata Istana.

Media Inggris termasuk Daily Mail menerbitkan gambar yang dikatakan menunjukkan Andrew, putra kedua Ratu Elizabeth, melambaikan tangan kepada seorang wanita dari dalam mansion Manhattan yang dimiliki oleh Epstein.

The Mail mengatakan gambar itu diambil pada 2010 atau dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan pelacuran kejahatan negara bagian Florida dan terdaftar sebagai pelanggar seks.

Baca Juga: Pergantian Tahta di Jepang: Berakhirnya Era Heisei 

Surat-surat pengadilan AS sebelumnya menunjukkan bahwa Epstein telah bersosialisasi dengan Andrew dan tokoh-tokoh penting lainnya termasuk Presiden AS Donald Trump dan mantan presiden Bill Clinton.

Baca Juga: Selamat, istri Pangeran Harry melahirkan bayi laki-laki seberat 3,2 kilogram

Epstein pertama kali diselidiki pada 2005 setelah polisi di Palm Beach, Florida, menerima laporan bahwa dia telah melakukan pelecehan seksual terhadap gadis-gadis di bawah umur di rumahnya di sana.

Pada 2007, Epstein menghadapi dakwaan federal yang potensial atas pelecehan seksual terhadap lusinan gadis antara 1999 dan 2007. Epstein mencapai kesepakatan, namun, untuk mengaku bersalah pada 2008 atas tuduhan pelacuran kejahatan negara bagian Florida, dan mendaftar sebagai pelanggar seks.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×