kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.908   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.147   -45,59   -0,74%
  • KOMPAS100 792   -4,20   -0,53%
  • LQ45 606   -2,02   -0,33%
  • ISSI 215   -2,63   -1,21%
  • IDX30 336   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 430   -0,98   -0,23%
  • IDX80 90   -0,45   -0,49%
  • IDXV30 117   -0,82   -0,69%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Pantas saja Trump sebal, TikTok diam-diam mengumpulkan data pengguna Android!


Kamis, 13 Agustus 2020 / 08:10 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/BEIJING. Rupanya masuk akal alasan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memusuhi TikTok. Hasil investigasi Wall Street Journal pada Selasa (11/8) menyebutkan, alamat tersebut berfungsi sebagai pengenal unik untuk setiap perangkat pengguna. Wakhasil menjadikannya berharga untuk iklan dan bentuk pelacakan.

Aplikasi Android TikTok mengumpulkan alamat MAC pengguna selama 18 bulan yang melanggar aturan platform. Media Access Control (MAC) Address adalah alamat unik yang diberikan pada setiap perangkat jaringan untuk digunakan sebagai kode identifikasi.

Nah, dengan melacak alamat ini, perusahaan induk TikTok, ByteDance, bisa melacak pengguna meski mereka telah mengubah pengaturan privasi untuk keluar dari praktek pelacakan iklan. 

Mengutip The Verge Rabu (12/8), tahun 2015, App Store iOS dan Google Play Store telah melarang pengumpulan alamat MAC. Tapi TikTok masih bisa mendapatkan alamat MAC melalui celah.

Tapi sejatinya tak cuma TikTok yang memanfaatkan celah digital atau mengumpulkan alamat MAC. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×