kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.681   95,00   0,54%
  • IDX 6.471   -252,21   -3,75%
  • KOMPAS100 859   -34,38   -3,85%
  • LQ45 637   -20,56   -3,12%
  • ISSI 234   -8,90   -3,66%
  • IDX30 362   -8,94   -2,41%
  • IDXHIDIV20 447   -8,60   -1,89%
  • IDX80 98   -3,63   -3,57%
  • IDXV30 127   -2,73   -2,11%
  • IDXQ30 117   -2,55   -2,14%

Pasangan Ini Menempuh Perjalanan dari Eropa ke Australia Tanpa Pesawat Terbang


Sabtu, 20 Juli 2019 / 05:10 WIB


Sumber: DW.com | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - DW. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk pergi dari Swiss menuju Australia? Bagi Lorenz Keyßer (23) dan Giulia Fontana (27), membutuhkan waktu perencanaan enam bulan, 200 jam di atas kereta, dan dua minggu bermalam di dalam kapal kargo.

Dari mengunjungi Lapangan Merah di Moskow Rusia, mendaki Gunung Laoshan di Cina, hingga melintasi jalur Asia Tengah, menjadikan petualangan mereka sebagai suatu keistimewaan sekaligus menjadi penguji prinsip kehidupan Lorenz dan Giulia.

Pasangan ini tidak mengemudi kendaraan ataupun makan daging. Sampai tiga tahun yang lalu mereka memutuskan bahwa emisi gas buang pesawat adalah sebuah kesalahan. Di ETH Zurich, kampus tempat mereka mempelajari ilmu lingkungan, mereka menemukan fakta yang mengejutkan bahwa 60% emisi gas rumah kaca berasal dari perjalanan pesawat terbang.

Baca Juga: Piramida Bungkuk di Mesir Kini Dibuka untuk Turis

Giulia mengunjungi keluarganya yang berada di Italia, begitu juga Lorenz yang mengunjungi keluarganya di Jerman, dengan menggunakan kereta. Ketika Lorenz berkuliah di Leeds University, Inggris, dia pindah menggunakan kereta dan Giulia mengunjunginya menggunakan cara yang sama. Mereka pun berpergian ke berbagai tempat tanpa menggunakan moda transportasi udara.

“Kami hanya berpergian di sekitar Eropa, melakukan pendakian, jadi itu bukanlah masalah sama sekali,” terang Giulia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×