kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Pasar Kripto Mulai Menghijau, Harga Bitcoin Memimpin Kenaikan


Selasa, 25 Januari 2022 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Harga Bitcoin sempat mencapai US$ 37.500 pada Selasa (25/1/2021), setelah terjungkal ke kisaran US$ 32.900, level terendah dalam enam bulan terakhir. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration.


Sumber: CoinDesk | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Pasar kripto mulai menghijau pada Selasa (25/1), dengan Bitcoin memimpin kenaikan dan sempat menembus level US$ 37.000.

Mengacu data CoinDesk pada Selasa (25/1) pukul 16.10, harga Bitcoin ada di US$ 36.224,79 atau naik 3,59% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Harga mata uang kripto terbesar dari sisi kapitalisasi pasar tersebut sempat mencapai US$ 37.500, setelah terjungkal ke kisaran US$ 32.900, level terendah dalam enam bulan terakhir.

Di saat yang sama, harga Ethereum naik 0,75% menjadi US$ 2.392,43, lalu harga Dogecoin mendaki 0,42% ke posisi 0,134666, dan harga Shiba Inu menanjak 0,13% jadi 0,000021.

Baca Juga: Pasar Kripto Ambrol, Harga Bitcoin Terjun Bebas ke Posisi Terendah 6 Bulan Terakhir

Pasar saham AS juga rebound setelah jatuh karena investor mengamati rapat pertama bank sentral Amerika Serikat, The Fed di 2022, yang akan berlangsung pekan ini.

Sementara pasar kripto tampaknya mengikuti kinerja pasar saham baru-baru ini, hubungan antara Bitcoin dan indeks Nasdaq 100 yang penuh saham teknologi tetap lemah. 

Hal tersebut sebuah pengingat, bahwa ada faktor lain yang lebih penting yang bisa memengaruhi harga Bitcoin dan pasar kripto.

“Setidaknya untuk saat ini, dapat dikatakan, harga Bitcoin adalah kombinasi dari beberapa selera risiko global dan banyak dinamika pasar di China," kata Lawrence Lewitinn dari CoinDesk. 

"Pengaruh faktor-faktor itu tidak statis, tetapi menjelaskan lebih banyak dibanding mengamati setiap langkah The Fed," imbuhnya.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×