kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.721   14,00   0,08%
  • IDX 6.455   -6,01   -0,09%
  • KOMPAS100 853   -2,76   -0,32%
  • LQ45 649   -2,08   -0,32%
  • ISSI 224   0,60   0,27%
  • IDX30 360   -1,69   -0,47%
  • IDXHIDIV20 449   -2,11   -0,47%
  • IDX80 97   -0,35   -0,36%
  • IDXV30 124   -0,17   -0,14%
  • IDXQ30 116   -0,59   -0,51%

Pascapemilu, Warga Argentina hanya boleh beli dolar maksimal US$ 200 per bulan


Senin, 28 Oktober 2019 / 11:38 WIB
ILUSTRASI. Supporters of presidential candidate Alberto Fernandez, and his running mate and former President Cristina Fernandez de Kirchner, gather during general elections in Buenos Aires, Argentina October 27, 2019. The flag reads People need you. REUTERS/Ricardo


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BUENOS AIRES. Senin (28/10) pagi sebelum jam kerja, bank sentral Argentina memangkas tajam jumlah pembelian dolar oleh perorangan. Keputusan ini merupakan antisipasi setelah Presiden Mauricio Macri kalah dalam pemilihan presiden yang berlangsung Minggu (27/10).

Bank sentral membatasi pembelian dolar hanya sebesar US$ 200 per bulan lewat rekening dan US$ 100 per bulan secara tunai. Aturan yang berlaku hingga Desember ini merupakan penurunan tajam dari batasan pembelian sebelumnya US$ 10.000 per bulan.

Padahal, aturan pembatasan sebelumnya pun baru berlaku sejak September lalu untuk menahan kejatuhan nilai tukar peso. Ketika itu, bank sentral merilis aturan kontrol mata uang setelah pemilihan utama bulan Agustus yang menunjukkan kemenangan pasangan Alberto Fernandez dan Cristina Fernandez de Kirchner.

Baca Juga: Media Argentina menyebut Fernandez memenangkan pemilihan presiden, apa dampaknya?

"Mengingat tingkat ketidakpastian saat ini, Dewan Gubernur Banco Central de la República Argentina (BCRA) memutuskan untuk mengambil serangkaian tindakan untuk menjaga cadangan bank sentral," ungkap BCRA dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Guido Sandleris, Gubernur BCRA akan mengumumkan lebih lanjut kebijakan bank sentral dalam konferensi pers Senin pagi ini.

Presiden Mauricio Macri yang beraliran konservatif kalah dalam pemilihan presiden melawan kubu Peronist yang lebih beraliran kiri.

Baca Juga: Kebijakan moneter global melonggar, modal asing diramal mengalir deras di 2020

Nilai tukar peso yang melemah sejak pemilihan utama Agustus lalu mendorong bank sentral Argentina untuk meluncurkan kebijakan kontrol mata uang. Tapi, cadangan devisa Argentina sudah turun US$ 20 miliar sejak saat itu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×