kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.040   32,00   0,18%
  • IDX 6.295   60,82   0,98%
  • KOMPAS100 826   8,22   1,00%
  • LQ45 630   6,27   1,00%
  • ISSI 217   1,60   0,74%
  • IDX30 354   3,94   1,13%
  • IDXHIDIV20 434   3,81   0,89%
  • IDX80 94   0,88   0,94%
  • IDXV30 119   0,72   0,60%
  • IDXQ30 113   0,96   0,85%

Pasukan perbatasan Azerbaijan-Armenia baku tembak, seorang mayor jenderal tewas


Rabu, 15 Juli 2020 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Bendera Azerbaijan.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BAKU. Tujuh tentara dan seorang warga sipil Azerbaijan serta empat prajurit Armenia tewas pada Selasa (14/7) di hari ketiga bentrokan perbatasan antara dua negara yang berperang pada 1990-an di wilayah Pegunungan Nagorno-Karabakh.

Komunitas internasional khawatir bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan antara lain karena ancaman terhadap ketidakstabilan di Kaukasus Selatan. Ini wilayah yang berfungsi sebagai koridor untuk jaringan pipa yang membawa minyak dan gas ke pasar dunia.

Azerbaijan dan Armenia sama-sama mengatakan, baku tembak pecah pada Minggu (12/7) berlanjut hingga Selasa (14/7), dan masing-masing menuduh satu sama lain melakukan pelanggaran gencatan senjata dan penembakan.

Baca Juga: Tiga tentaranya terluka dalam serangan bom, jet tempur Rusia gempur gerilyawan Suriah

Wakil Menteri Pertahanan Azerbaijan Kerem Veliyev menyatakan, seorang mayor jenderal dan seorang kolonel termasuk di antara tujuh prajurit Azerbaijan yang tewas. "Pukulan dahsyat terjadi pada musuh," katanya seperti dikutip Reuters.

Kementerian Pertahanan Armenia menyebutkan, empat prajuritnya, termasuk seorang mayor dan seorang kapten, terbunuh dalam pertempuran kecil. 

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Armenia Anna Naghdalyan, Kota Berd di dekat perbatasan telah ditembaki. Tetapi, "Pasukan Armenia telah menghancurkan pangkalan-pangkalan Azerbaijan," ujarnya seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Jepang: Ancaman China lebih serius dari Korea Utara yang bersenjata nuklir

Rusia dan NATO mendesak genjatan senjata




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×