kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pelaku penembakan masjid di Selandia Baru akui siapkan aksinya selama bertahun-tahun


Senin, 24 Agustus 2020 / 12:25 WIB
Pelaku penembakan masjid di Selandia Baru akui siapkan aksinya selama bertahun-tahun
ILUSTRASI. Brenton Tarrant, pelaku penembakan masjid di Selandia Baru, saat mendengarkan pernyataan para penyintas dan keluarga korban di?Pengadilan Tinggi Christchurch, Selandia Baru, Senin, 24 Agustus 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam keterangannya di pengadilan, Brenton mengaku telah mempersiapkan aksi kejinya ini selama bertahun-tahun. Mulai dari mengumpulkan senjata api, mempelajari tata letak masjid dengan drone, hingga memastikan waktu yang tepat agar jumlah korban bisa maksimal.

Setelah berhasil melancarkan aksinya di Masjid Al Noor, Brenton kemudian langsung menuju Linwood Islamic Centre sebelum akhirnya ditangkap dalam perjalanan menuju lokasi ketiga.

Hakim Pengadilan Tinggi, Cameron Mander, mengatakan bahwa dia telah menerima lebih dari 200 pernyataan dampak korban dan telah membaca semuanya.

Dia mengatakan tidak akan menghukum Brenton sebelum hari Kamis (27/8), sehingga para penyintas dan keluarga korban memiliki kesempatan untuk bicara di pengadilan.

Brenton akan dikenakan hukuman seumur hidup atas aksi pembunuhan massal terburuk sepanjang sejarah Selandia Baru tersebut. Hakim juga dapat memberlakukan hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat yang sebelumnya belum pernah diterapkan di Selandia Baru.

Baca Juga: Jumlah korban penembakan masjid di Selandia Baru bertambah jadi 50 orang


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×