kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Pembatasan diperlonggar, akhirnya warga Singapura bisa potong rambut


Selasa, 12 Mei 2020 / 15:24 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita dibersihkan tangannya saat membeli bahan makanan di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19) di Singapura, Kamis (23/4/2020). REUTERS/Edgar Su


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura pada hari Selasa mengkonfirmasi 884 kasus baru dari virus corona yang menjadikan total infeksi di negara ini menjadi 24.671 kasus.

Meski begitu, warga Singapura bisa menikmati pelonggaran pembatasan kegiatan yang diberlakukan untuk menangkal penyebaran virus corona.

Baca Juga: Investasi ritel dan perkantoran di Asia Pasifik lesu tersengat wabah Covid-19

Dilansir dari South China Morning Post, warga Singapura kini bisa memotong rambut di tukang cukur atau masuk ke toko roti favorit mereka usai pemerintah melonggarkan pembatasan.

Meskipun terjadi peningkatan dalam kasus-kasus akibat wabah di antara pekerja asing yang tinggal di asrama yang penuh sesak, pemerintah mengatakan transmisi di masyarakat setempat telah menurun dan merencanakan pembukaan kembali ekonomi secara bertahap.

Tukang cukur, produsen dan outlet makanan serta toko-toko binatu adalah di antara bisnis terpilih yang dapat membuka pintu usaha dalam pedoman kesehatan yang dibuat pemerintah. 

Namun bisnis tukang cukur hanya dibuka berdasarkan janji temu dan pemberitahuan di luar toko meminta penggunaan masker wajah sebelum masuk.

Baca Juga: Ini 4 grup negara Asia yang PDB-nya pulih tercepat pasca Covid-19, RI masuk grup dua

Di sisi lain, pejabat tetap mengingatkan warga untuk tidak keluar atau berkeliaran di luar untuk menjaga kota tetap aman.

Sementara itu, Bandara Changi untuk sementara waktu akan menutup Terminal 4 mulai 16 Mei, dengan alasan penurunan tajam dalam pergerakan penerbangan karena pandemi global Covid-19.

Penerbangan dari hub akan dibatasi untuk Terminal 1 dan 3 serta Bandara Jewel Changi. Otoritas bandara sebelumnya telah menangguhkan penggunaan Terminal 2.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×