kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Pemimpin Baru, Indeks Bisnis di Jerman Lebih Lesu


Selasa, 25 Februari 2025 / 03:15 WIB
ILUSTRASI. Media members look at a screen that displays Social Democratic Party (SPD) German Chancellor Olaf Scholz and Alternative for Germany (AfD) party co-leader Alice Weidel attending the ARD TV live debate 'Wahlarena' in Berlin, Germany, February 17, 2025. REUTERS/Fabrizio Bensch 


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Pertumbuhan indeks bisnis Jerman terhenti. Menurut data Institut Ifo, indeks iklim bisnis stagnan di 85,2 pada Februari 2025. Angka ini lebih rendah konsensus proyeksi analis, yang memperkirakan indeks naik ke 85,8. 

Pemilu Jerman yang dimenangkan oleh oposisi konservatif CDU/CSU, yang dipimpin Friedrich Merz, ternyata tidak berhasil mendorong sentimen bisnis di Jerman.

Baca Juga: Pemilu Jerman: Partai Konservatif Diprediksi Menang  

Indeks yang dirilis Ifo justru turun lagi ke angka 85, lebih rendah dari Januari di 86. "Ekonomi Jerman sedang menunggu," kata Presiden Ifo Clemens Fuest. 

Menurut Fuest, saat ini Jerman memasuki fase pembicaraan untuk membentuk pemerintahan baru dan kemungkinan membentuk koalisi besar. Merz berjanji akan memangkas birokrasi, mendorong investasi dan menurunkan harga energi.

Para analis mencatat kemungkinan ini memberi harapan stabilitas. Thomas Gitzel, ekonom VP Bank Group, bilang, pemerintah baru perlu bertindak cepat guna merangsang ekonomi. 
 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×