kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.898   -94,00   -0,52%
  • IDX 6.025   15,96   0,27%
  • KOMPAS100 775   1,49   0,19%
  • LQ45 594   1,63   0,28%
  • ISSI 209   0,95   0,46%
  • IDX30 330   1,84   0,56%
  • IDXHIDIV20 422   3,17   0,76%
  • IDX80 89   0,25   0,29%
  • IDXV30 115   0,65   0,57%
  • IDXQ30 108   0,48   0,45%

Penawar TikTok AS Dikabarkan Berbicara Langsung dengan Gedung Putih, bukan ByteDance


Sabtu, 15 Februari 2025 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah penawaran yang masuk untuk pembeli TikTok AS dikabarkan langsung ke Gedung Putih bukan melalui ByteDance


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTOG. Rencana penjualan TikTok Amerika Serikat (AS) memasuki tahap baru. Seperti dilaporkan Axios, sejumla investor yang tertarik membeli aplikasi video pendek popular, TikTok, dikabarkan berbicara langsung dengan Gedung Putih, dan bukan dengan pemilik TikTok di China, ByteDance.

Seperti diketahui, nasib TikTok masih belum jelas, sejak undang-undang yang mengharuskan ByteDance untuk menjualnya dengan alasan keamanan nasional atau menghadapi larangan mulai berlaku pada tanggal 19 Januari. 

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, setelah menjabat pada tanggal 20 Januari, menandatangani perintah eksekutif yang berupaya menunda penegakan hukum selama 75 hari untuk pelarangan TikTok di AS.

Gedung Putih, TikTok, dan ByteDance tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Baca Juga: Elon Musk Mengaku Tak Tertarik Beli Saham Tiktok

Trump telah menyatakan minatnya agar pemerintah AS memiliki saham di aplikasi yang digunakan oleh hampir setengah dari seluruh warga Amerika tersebut.

Kekacauan di TikTok telah menarik beberapa calon pembeli, termasuk mantan pemilik Los Angeles Dodgers Frank McCourt, yang telah menyatakan minatnya pada bisnis yang berkembang pesat yang menurut para analis dapat bernilai hingga US$ 50 miliar.

Trump mengatakan bahwa ia sedang berunding dengan banyak orang mengenai pembelian TikTok dan kemungkinan akan mengambil keputusan mengenai masa depan aplikasi tersebut pada bulan Februari. 

Ia juga menegaskan bahwa batas waktu 75 hari untuk TikTok dapat diperpanjang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×