Pendiri Twitter Jack Dorsey Bikin Media Sosial Baru Bluesky

Rabu, 02 November 2022 | 07:43 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Pendiri Twitter Jack Dorsey Bikin Media Sosial Baru Bluesky

ILUSTRASI. Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, tengah mengerjakan jejaring sosial baru yang dinamakan Bluesky.


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, tengah mengerjakan jejaring sosial baru yang, menurut semua indikasi, akan diberi nama Bluesky. 

Mengutip Yahoo News, Bluesky bakal segera diluncurkan dalam waktu dekat. 

Proyek media sosial yang sangat dinanti telah digambarkan sebagai saingan Twitter dan diatur untuk menantang platform media sosial yang ada seperti Facebook, Instagram dan Snapchat.

"Kata 'Bluesky' membangkitkan kemungkinan yang luas," demikian postingan yang ditulis perusahaan itu pada minggu lalu.

Melansir Marca.com, perusahaan juga mengumumkan di situs webnya bahwa mereka mencari orang untuk membantunya selama pengujian beta.

Dorsey akan berusaha untuk menarik ribuan orang yang mengatakan mereka akan meninggalkan Twitter dan mereka yang tidak setuju dengan akuisisi oleh miliarder kelahiran Afrika Selatan Elon Musk.

Baca Juga: Sudah Pimpin 4 Perusahaan, Kini Elon Musk jadi CEO Twitter

Sedang dalam tahap pengujian

"Langkah selanjutnya adalah mulai menguji protokol. Mengembangkan protokol terdistribusi adalah proses yang rumit," Bluesky berbagi melalui siaran pers. 

Dijelaskan pula, "Hal ini membutuhkan koordinasi banyak pihak setelah jaringan dikerahkan, jadi kami akan memulai dalam versi beta pribadi untuk mengatasi kekusutan."

"Saat kami menguji beta, kami akan terus menyempurnakan spesifikasi protokol dan membagikan detail tentang cara kerjanya. Saat sudah siap, kami akan beralih ke beta terbuka," tambah Dorsey, 45 tahun.

Baca Juga: Twitter Berencana Kenakan Biaya Rp 312.000 per Bulan untuk Akun Centang Biru

Layanan baru akan didesentralisasi

Menurut Bluesky, aplikasi baru akan memiliki protokol keamanan ekstrem, ditambah lagi akan menggunakan Protokol Transfer Terotentikasi. Dengan protokol tersebut, Bluesky akan menjadi jejaring sosial yang akan dikelola oleh berbagai situs, daripada menggunakan satu lokasi untuk servernya.

"Kami menyebut aplikasi yang sedang kami bangun sebagai Bluesky karena itu akan menjadi portal ke dunia kemungkinan melalui AT Protocol," jelas Dorsey.
 
Dorsey menjelaskan bahwa Bluesky ingin menjadi pesaing bagi perusahaan mana pun yang mencoba memiliki dasar-dasar yang mendasari media sosial atau data orang-orang yang menggunakannya.

Bluesky didirikan oleh Twitter pada 2019. 
"Tujuan jangka panjang yang lebih besar adalah untuk membangun protokol terbuka yang bertahan lama untuk percakapan publik," tulis Dorsey.

“Bahwa itu tidak dimiliki oleh satu organisasi saja, tetapi disumbangkan oleh sebanyak-banyaknya,” tambahnya. "Dan itu lahir dan berkembang di internet dengan prinsip yang sama."

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru