kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.725   6,00   0,03%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Pendukungnya ditangkap, Mahathir: Muhyiddin sudah menyalahgunakan kekuasaan


Jumat, 05 Juni 2020 / 19:48 WIB
ILUSTRASI. Malaysia's former Deputy Prime Minister Muhyiddin Yassin (L) and former Prime Minister Mahathir Mohamad listen to speeches during a meeting of political and civil leaders looking to change the government in Kuala Lumpur, Malaysia, March 27, 2016. REUTERS/


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Mahathir, yang telah menjabat dua periode sebagai perdana menteri mengatakan dia tidak memperdebatkan hak-hak lembaga penegakan hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap para pendukungnya.

Tetapi ia menyebut penegak hukum telah melakukan hal-hal yang tak perlu dan sekaligus berlebihan.

Baca Juga: Jenderal India dan China akan bertemu besok, bisa rujuk atau malah tambah panas?

Dia mengatakan dia senang polisi belum digunakan oleh pemerintah Muhyiddin, tetapi ia mengaku terkejut bahwa organisasi anti-korupsi melakukan kasi tersebut.

Sebelumnya Ulya Husamudin, pemimpin sayap muda dari faksi PPBM Mahathir memposting serangkaian tweet yang mengklaim bahwa empat anggota dijemput oleh Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) dan diinterogasi setelah mereka pergi ke kantor agensi. 

"Di MACC, petugas berkumpul di sekitar mobil mereka dan mengambil telepon mereka. Ini semua dilakukan tanpa surat perintah atau pemberitahuan. Lalu mengapa [MACC] membantah menahan mereka ketika pengacara kami menelepon?” tanyanya.

Baca Juga: Pulihkan ekonomi, Trump buat aturan percepat pembangunan infrastruktur




TERBARU

[X]
×