kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pengangguran di Jepang mencapai 2,75 juta jiwa


Rabu, 31 Oktober 2012 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Ini alasan tidak ada pendaftaran vaksin Covid-19 online di Wonogiri


Sumber: NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Tingkat pengangguran Jepang di bulan September memasuki tahap mengkhawatirkan. Tingkat pengangguran di bulan September tak berubah dari bulan sebelumnya, yang mengalami penurunan pertama dalam tiga tahun terakhir.  

Pejabat di Kementerian Dalam Negeri Jepang mengatakan, tingkat pengangguran di Jepang bulan September mencapai 4,2% dengan jumlah 2,75 juta orang. Sementara warga Jepang yang bekerja mencapai 63 juta jiwa.

Secara terpisah, Kementerian Tenaga Kerja Jepang mengatakan, rasio lowongan kerja hanya 0,81 poin pada bulan September. Jumlah tersebut turun 0,02 poin dibandingkan bulan Agustus, dan ini merupakan penurunan pertama sejak Juli 2009.

Statistik Jepang menunjukkan, setidaknya hanya ada 81 posisi lowongan kerja bagi 100 orang tenaga kerja di Jepang. Para pejabat kementerian mengatakan, penyerapan tenaga kerja berkurang dari sektor manufaktur.

Sebab, sektor manufaktur mengalami penurunan kinerja akibat penguatan nilai tukar yen. Sebelumnya, sektor manufaktur terutama otomotif sempat menguat  ketika pemerintah Jepang menyediakan subsidi untuk industri otomotif.




TERBARU

[X]
×