kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Penjualan H&M Lebih Rendah Dari Proyeksi Para Analis


Kamis, 30 Januari 2025 / 22:57 WIB
Penjualan H&M Lebih Rendah Dari Proyeksi Para Analis
ILUSTRASI. Kerjasam Ritel: Konsumen berbelanja di Gerai H&M usai konferensi pers Kredivo and H&M Partnership Launch di Jakarta, Rabu (25/10/202). Kolaborasi ini diharapkan mampu dorong pertumbuhan tren belanja offline lewat inovasi pembayaran di gerai offline H&M dan mampu memfasilitasi tingginya permintaan masyarakat dalam berbelanja produk fesyen berkualitas secara offline. KONTAN/Baihaki/25/10/2023


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Penjualan peritel asal Swedia,  H&M di kuartal IV tahun 2024 lebih lemah daripada perkiraan. Namun penjualan H&M selama Desember ke Januari akan lebih tinggi. Ini karena penjualan saat Black Friday baru terjadi pada 29 November.

Penjualan H&M naik 3% menjadi 62,19 miliar crown Swedia. Hasil ini lebih lemah dari perkiraan rata-rata analis sebesar 63,48 miliar crown Swedia. Dikutip Reuters H&M telah berjuang meningkatkan penjualannya karena harus bersaing peritel daring China Shein  dan Zara yang berhasil menjual produknya lebih banyak. 

Dalam upaya meningkatkan kinerja, H&M meningkatkan belanja pemasaran dan menggaet Charli XCX menjadi model koleksi musim gugur. Namun, analis menilai H&M masih perlu melakukan upaya ekstra untuk membalikkan kinerja keuangannya. 

"Investasi yang dilakukan dalam penawaran produk dan memperbarui toko, kami harap kinerja tumbuh lebih dari 3% di kuartal IV dan naik 4% di kuartal I," kata analis Danske Bank Daniel Schmidt. 
 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×