kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Armada Kapal Induk AS hanya dalam 20 Menit


Rabu, 16 April 2025 / 08:20 WIB
Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Armada Kapal Induk AS hanya dalam 20 Menit
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berdiri di samping Presiden AS Donald Trump, di Kantor Oval Gedung Putih, di Washington, D.C., AS, 21 Maret 2025.


Sumber: Yahoo News | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dalam pernyataan yang jarang disampaikan, mengungkapkan bahwa rudal hipersonik milik China berpotensi menghancurkan seluruh armada kapal induk AS hanya dalam waktu 20 menit.

“Sejauh ini, seluruh platform proyeksi kekuatan (AS) kami adalah kapal induk dan kemampuan untuk memproyeksikan kekuatan secara strategis di seluruh dunia melalui platform tersebut,” ujar Hegseth dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Ia menambahkan, “15 rudal hipersonik China dapat menghancurkan 10 kapal induk dalam 20 menit pertama konflik.”

Baca Juga: Menhan AS: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Armada Kapal Induk AS dalam 20 Menit

Hegseth mengungkapkan bahwa AS selalu kalah dari China dalam setiap simulasi perang yang dilakukan oleh Pentagon. “China sedang membangun pasukan yang secara khusus dirancang untuk menghancurkan AS,” tegasnya.

Ia menyalahkan birokrasi di dalam negeri serta lambannya proses pengadaan senjata sebagai penyebab meningkatnya keunggulan China dalam potensi konflik dengan AS.

Ancaman terhadap Terusan Panama

Menteri Pertahanan AS juga menyoroti potensi ancaman China terhadap Terusan Panama, jalur air sepanjang 82 kilometer yang menghubungkan Laut Karibia dan Samudra Pasifik.

Menurut Sobel Shipping Network, sekitar 40% lalu lintas peti kemas AS bergantung pada terusan ini setiap tahunnya, dengan AS sebagai pengguna terbesar.

Pada 2021, lebih dari 73% kapal yang melintasi terusan tersebut adalah kapal yang menuju atau berangkat dari pelabuhan AS.

Baca Juga: China Bangun Reaktor Nuklir untuk Operasikan Kapal Induk, Angkatan Laut AS Waspada!

Sejak Panama mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke China pada 2017, Beijing telah meningkatkan kehadirannya di kawasan, termasuk investasi besar dalam proyek infrastruktur di sekitar terusan. 




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×