kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Perak Kembali Ukir Rekor Baru Usai Gangguan di CME Group


Sabtu, 29 November 2025 / 11:27 WIB
Perak Kembali Ukir Rekor Baru Usai Gangguan di CME Group
ILUSTRASI. Harga perak kembali mengukir rekor baru usai gangguan operasional yang kacau selama berjam-jam di Chicago Mercantile Exchange milik CME Group.


Sumber: Bloomberg | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak kembali mengukir rekor baru usai gangguan operasional yang kacau selama berjam-jam di Chicago Mercantile Exchange milik CME Group.

Mengutip Trading Ekonomi pada Sabtu (29/11/2025) pukul 01.55 wib harga perak tercatat menguat 0,15% ke level US$ 56,514 per ons. Ini melampaui level tertinggi yang dicapai selama tekanan historis di pasar London pada bulan Oktober. Logam putih ini didukung oleh meningkatnya harapan akan penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember, arus masuk ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas batangan.

Pergerakan yang memecahkan rekor ini terjadi di tengah rendahnya volume perdagangan Black Friday di AS dan setelah gangguan CME. Selisih harga antara harga beli dan jual emas antara diler dan penjual sempat melonjak sebelumnya, menandakan pasar yang tidak likuid. Ketika sebagian besar operasi perdagangan kembali dibuka pada pagi hari di AS, harga berjangka di London Metal Exchange melanjutkan relinya.

Tingkat tertinggi baru perak terjadi hanya sebulan setelah krisis pasokan yang parah di pusat perdagangan utama di London bulan lalu. Ini menyebabkan harga melonjak di atas level di Shanghai dan New York. Meskipun kedatangan hampir 54 juta troy ons telah meredakan tekanan tersebut, pasar masih tetap sangat ketat dengan biaya pinjaman logam selama satu bulan yang berada di atas level normalnya.

Baca Juga: Emas & Perak Tiba-tiba Turun Drastis — Ini Kata Pakar Soal Arah Pasar Selanjutnya

Aliran dana ke pasar London kini telah menekan pusat perdagangan lain, termasuk di Tiongkok. Menurut data bursa, persediaan perak di gudang-gudang yang terhubung dengan Bursa Berjangka Shanghai baru-baru ini mencapai level terendah sejak 2015, menurut data bursa.

"Dalam jangka pendek, kenaikan harga lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan jika persediaan perak yang terdaftar di Tiongkok terus menurun," tulis analis di Commerzbank AG dalam sebuah catatan Jumat sebelumnya.

Para pedagang juga memantau potensi tarif untuk perak setelah logam mulia tersebut ditambahkan ke daftar mineral penting Survei Geologi AS bulan ini. Meskipun 75 juta ons telah meninggalkan brankas Comex sejak awal Oktober, kekhawatiran akan kenaikan harga perak AS yang tiba-tiba telah membuat beberapa pedagang ragu sebelum mengirimkan logam tersebut ke luar negeri.

Perak telah melonjak lebih dari 90% tahun ini, karena investor beralih ke aset alternatif dalam penarikan yang lebih luas dari obligasi dan mata uang pemerintah, yang disebut sebagai perdagangan penurunan nilai. Optimisme tentang keseimbangan fundamental penawaran dan permintaan logam juga telah mendukung harga, pasar diperkirakan akan mengalami defisit pasokan kelima berturut-turut tahun ini. Tidak seperti emas, sebagian besar permintaan perak berasal dari sektor industri, dengan aplikasi dalam sel surya dan elektronik.

Selanjutnya: Catat 7 Tempat Nasi Goreng Enak di Bandung yang Wajib dicoba, Apa Saja?

Menarik Dibaca: Prediksi Monaco vs PSG (29/11), Duel Panas Penentu Arah Musim di Ligue 1




TERBARU

[X]
×