kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Perang dagang, China perbanyak beli kedelai dari Rusia


Jumat, 18 Mei 2018 / 17:27 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Di tengah perang dagang antara China dan Amerika Serikat, China dilaporkan membeli nyaris tiga kali lipat jumlah kedelai dari Rusia.

Mengutip pemberitaan Bloomberg, Kamis (17/5), sejak Juli 2017 hingga pertengahan Mei, Rusia telah menjual 850.000 ton kedelai ke China, berdasarkan data departemen pertanian Russia Rosselkhoznadzor. Adapun per data bea China, angka tersebut melampaui pembelian normal kedelai dari Rusia di 340.000 ton setiap tahun.

Pasokan dari Rusia diperkirakan hanya mengisi 1% dari 97 juta ton kedelai yang direncanakan bakal dibeli China melalui jalur ekspor. Jumlah tersebut kemungkinan tidak akan banyak berubah karena luas lahan kedelai Rusia di area timur perbatasan China, tidak akan berubah banyak.

Daniik Khotko analis Institute for Agricultural Market Studies (IKAR) di Moskow menyampaikan pada Bloomberg, bahwa ekspansi lahan kedelai seluas 1,4 juta hektare di area tersebut kemungkinan baru bisa terjadi pada dua-tiga tahun ke depan.

Asal tahu, Amerika Serikat merupakan importir kedelai terbesar China dengan volume 36,15 juta ton alias 62% dari total ekspor kedelai AS selama tahun 2016-2017. Angka tersebut merepresentasikan 31% dari total produksi AS pada tahun 2016.




TERBARU

[X]
×