kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Perang Dagang Global Trump Bisa Jadi Bumerang untuk AS dan Untungkan China


Sabtu, 05 April 2025 / 10:57 WIB
Perang Dagang Global Trump Bisa Jadi Bumerang untuk AS dan Untungkan China
ILUSTRASI. Para analis memperingatkan, perang dagang Trump pada akhirnya akan melemahkan tujuan strategis Washington terhadap Tiongkok. REUTERS/Evelyn Hockstein


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Xi bermain permainan panjang

Meskipun Beijing beretorika keras dan segera membalas setelah dua putaran tarif tambahan sejak Trump menjabat, banyak analis setuju bahwa tindakan China sejauh ini yang menahan diri secara aktif, bermaksud memberi ruang untuk dialog.

"Kami tidak memutus jalur komunikasi, saya pikir tindakan kami bersifat timbal balik tetapi kami tidak dengan sengaja bersikap provokatif," kata Sun Chenghao, peneliti di Pusat Keamanan dan Strategi Internasional Universitas Tsinghua.

"Trump tampaknya disibukkan dengan banyak hal di luar Tiongkok. Kami tidak perlu menempatkan diri kami dalam fokus perhatiannya. Saya yakin ini bukan yang diinginkan Tiongkok," lanjutnya.

Craig Singleton, peneliti senior di Yayasan Pertahanan Demokrasi, memperkirakan Beijing akan menghindari respons tarif yang besar tetapi tetap memberikan tekanan pada ekspor AS yang sensitif secara politik seperti pertanian dan mesin industri serta meningkatkan tindakan regulasi terhadap perusahaan AS.

Tonton: Donald Trump Mulai Perang Dagang Global! Indonesia Kena Tarif 32% dari Amerika Serikat

Dia mengatakan Tiongkok juga kemungkinan akan memberi sinyal kepada Eropa dan mitra tradisional AS lainnya bahwa mereka masih terbuka untuk berbisnis.

"Xi memainkan permainan jangka panjang," kata Singleton tentang Presiden Tiongkok Xi Jinping. "Hindari konsesi, terima pukulannya, dan bertaruh Trump akan mengalah terlebih dahulu."

Selanjutnya: Ini Cara Akses Kalkulator Tarif Tol Jasa Marga untuk Pemudik Lebaran 2025

Menarik Dibaca: Poco X7 atau Poco F7 Ultra, Temukan Pilihan Smartphone Terbaik untuk Anda!


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×