kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.515   132,00   0,81%
  • IDX 7.840   -112,27   -1,41%
  • KOMPAS100 1.092   -13,82   -1,25%
  • LQ45 801   -10,98   -1,35%
  • ISSI 265   -3,03   -1,13%
  • IDX30 415   -6,35   -1,51%
  • IDXHIDIV20 482   -6,59   -1,35%
  • IDX80 121   -1,85   -1,51%
  • IDXV30 130   -2,10   -1,59%
  • IDXQ30 134   -2,05   -1,51%

Perang dagang mereda, impor kedelai China dari AS melonjak enam kali lipat


Rabu, 25 September 2019 / 15:34 WIB
Perang dagang mereda, impor kedelai China dari AS melonjak enam kali lipat
ILUSTRASI. Kedelai impor


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perang dagang memperlihatkan tanda-tanda mereda. Impor kedelai China dari Amerika Serikat (AS) pada Agustus tahun ini melonjak enam kali lipat dibanding periode sama tahun lalu.

Mengutip Reuters, data Badan Kepabeanan China, Rabu (25/9), menunjukkan, Tiongkok, pembeli kedelai terbesar dunia, mendatangkan 1,68 juta ton komoditas itu dari AS, melejit ketimbang setahun lalu yang hanya 265.377 ton. Dan, naik 84% dari bulan sebelumnya sebenyak 911.888 ton.

Impor kedelai dari AS merosot di paruh kedua 2018, setelah negeri tembok raksasa mengenakan tarif 25% terhadap produk negeri uak Sam termasuk kedelai Juli tahun lalu.

Baca Juga: China tidak bakal buru-buru mengikuti jejak moneter negara lain

Tapi, perusahaan-perusahaan China melanjutkan pembelian sekitar 14 juta ton kedelai dari petani AS mulai Desember 2018 selama gencatan senjata sementara. Pembelian tersebut mereda pasca perang dagang antara Beijing dan Washington meningkat.

Cuma, setelah ketegangan perdagangan kembali melunak, perusahaan China melakukan dua pembelian besar kedelai bulan ini, menjelang pembicaraan tingkat tinggi pada bulan depan. Pekan lalu, China dan AS menggelar pertemuan pendahuluan di Washington.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×