kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perang dagang mereda, impor kedelai China dari AS melonjak enam kali lipat


Rabu, 25 September 2019 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Kedelai impor


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perang dagang memperlihatkan tanda-tanda mereda. Impor kedelai China dari Amerika Serikat (AS) pada Agustus tahun ini melonjak enam kali lipat dibanding periode sama tahun lalu.

Mengutip Reuters, data Badan Kepabeanan China, Rabu (25/9), menunjukkan, Tiongkok, pembeli kedelai terbesar dunia, mendatangkan 1,68 juta ton komoditas itu dari AS, melejit ketimbang setahun lalu yang hanya 265.377 ton. Dan, naik 84% dari bulan sebelumnya sebenyak 911.888 ton.

Impor kedelai dari AS merosot di paruh kedua 2018, setelah negeri tembok raksasa mengenakan tarif 25% terhadap produk negeri uak Sam termasuk kedelai Juli tahun lalu.

Baca Juga: China tidak bakal buru-buru mengikuti jejak moneter negara lain

Tapi, perusahaan-perusahaan China melanjutkan pembelian sekitar 14 juta ton kedelai dari petani AS mulai Desember 2018 selama gencatan senjata sementara. Pembelian tersebut mereda pasca perang dagang antara Beijing dan Washington meningkat.

Cuma, setelah ketegangan perdagangan kembali melunak, perusahaan China melakukan dua pembelian besar kedelai bulan ini, menjelang pembicaraan tingkat tinggi pada bulan depan. Pekan lalu, China dan AS menggelar pertemuan pendahuluan di Washington.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×