kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Perang masih lama, vaksin pertama virus corona baru tersedia satu tahun lagi


Selasa, 11 Februari 2020 / 23:20 WIB
Perang masih lama, vaksin pertama virus corona baru tersedia satu tahun lagi
ILUSTRASI. Seorang pekerja menggunakan pakaian pelindung terlihat di pusat pembuangan limbah medis di Chengdu, Provinsi Sichuan, China, 8 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Tetapi, (virus corona baru) ancaman sangat besar bagi seluruh dunia," ujar Tedros saat membuka pertemuan yang bertujuan mempercepat penelitian obat-obatan, diagnostik, dan vaksin virus corona baru di Jenewa, Selasa (11/2).

Baca Juga: Waspada! Puncak wabah virus corona terjadi pertengahan bulan ini

Karena itu, Tedros berharap, salah satu hasil dari pertemuan tersebut akan menjadi peta jalan untuk penelitian. Hadir dalam pertemuan itu lebih dari 400 peneliti, termasuk yang ikut serta lewat konferensi video dari China dan Taiwan.

"Intinya adalah solidaritas, solidaritas, solidaritas. Itu terutama berlaku dalam hal berbagi sampel," tegas Tedros. "Untuk mengalahkan wabah ini, kita perlu berbagi secara terbuka dan adil, sesuai dengan prinsip keadilan dan kesetaraan".




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×