kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Perbankan AS bakal sulit genjot laba


Kamis, 26 Januari 2012 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Gedung Elnusa, Jakarta. KONTAN/Muradi/2015/05/06


Sumber: Bloomberg | Editor: Test Test

PORTLAND. Bank of America Corp. dan Citigroup Inc. adalah bank-bank yang akan kesulitan meningkatkan keuntungan dan modal setelah Federal Reserve (bank sentral AS) berkomitmen mempertahankan suku bunga rendah hingga 2014.

“Ini melukai perbankan, saya tidak meragukan hal itu,” kata Ralph Cole, Senior Vice President Penelitian Ferguson Wellman Inc., yang mengelola dana US$ 2,9 miliar, Rabu (25/1).

“Biaya dana mereka tetap rendah tapi itu menyulitkan bank untuk memperoleh penerimaan,” imbuhnya.

Kebijakan The Fed akan melukai keuntungan perbankan karena mereka akan kesulitan untuk mendapatkan pinjaman atau surat berharga dengan imbal hasil yang cukup tinggi untuk mendukung selisih bunga bersih (NIM).

Rata-rata selisih bunga bersih pada empat bank besar, JPMorgan Chase & Co., Bank of America, Citigroup dan Wells Fargo & Co. turun menjadi 2,99% pada kuartal keempat 2011 dari 3,17% pada awal 2011. Menurut data The Fed, margin bank-bank AS dengan aset lebih dari US$ 15 miliar turun menjadi 3,44% pada kuartal ketiga 2011, dari 3,85% pada kuartal pertama 2010.

“Sebagai investor bank, ini bukan yang diharapkan dari The Fed,” kata Peter Kovalski, Money Manager dari Alpine Woods Capital Investors LLC, New York, yang mengelola dana US$ 6 miliar.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×