kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.568   15,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perburuan ilegal marak, Afsel relokasi badak


Selasa, 21 Oktober 2014 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jagung untuk Kesehatan Tubuh


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

JOHANNESBURG. Afrika Selatan mulai memindahkan sejumlah badak dari wilayah perburuan di Taman Nasional Kruger ke lokasi aman untuk memerangi lonjakan perburuan ilegal hewan langka. Pemburu menewaskan sedikitnya 769 badak di Afrika Selatan pada tahun ini. Tahun lalu, sebanyak 1.004 badak dibantai.

Gerry Swan, Ketua Komite Konservasi dan Pariwisata Taman Nasional Afrika Selatan mengatakan, pada pekan lalu setidaknya ada 20 badak dipindahkan.  "Kami berharap untuk memindahkan lebih banyak lagi jumlah badak pada akhir Oktober ini," ujar Swan seperti dikutip dari Bloomberg.

Kabinet menyetujui relokasi badak putih dari Taman Nasional Kruger ke situs rahasia di dalam negeri. Taman Nasional Afrika Selatan juga berencana untuk melelang beberapa badak kepada pemilik swasta yang memenuhi kriteria keamanan dan konservasi.

Badak menjadi hewan yang diburu karena tanduk binatang ini dihargai cukup mahal di China dan Vietnam. Tanduk badak digiling menjadi bubuk dan dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kanker.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×