kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau Positif Covid-19 tapi Baik-Baik Saja


Selasa, 01 Februari 2022 / 13:25 WIB
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau Positif Covid-19 tapi Baik-Baik Saja
ILUSTRASI. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memakai masker sebelum melakukan pengumuman di dalam hangar Sunwing Airlines saat tur kampanye pemilihan di Mississauga, Ontario, Kanada, Jumat (3/9/2021). REUTERS/Carlos Osorio.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pada Senin (31/1), dia positif Covid-19 tetapi merasa baik-baik saja dan akan terus bekerja dari jarak jauh sambil mengikuti pedoman kesehatan masyarakat.

Trudeau menjalani isolasi mandiri minggu lalu setelah salah satu anaknya dinyatakan positif Covid-19. Tetapi, saat melakukan tes cepat, hasilnya menunjukkan negatif, Trudeau mengatakan kepada Canadian Press.

"(Senin) pagi ini, saya dinyatakan positif Covid-19. Saya merasa baik-baik saja, dan saya akan terus bekerja dari jarak jauh minggu ini sambil mengikuti pedoman kesehatan masyarakat," kata Trudeau di Twitter, seperti dilansir Reuters. 

Baca Juga: Dua Vaksin Buatan China Ini Disebut Efektif Melawan Covid-19 Varian Delta

Trudeau sebelumnya sempat menjalani isolasi mandiri selama dua minggu pada Maret 2020, di awal pandemi, setelah istrinya, Sophie, positif Covid-19.

Beberapa menteri di kabinet Kanada, termasuk Menteri Luar Negeri Melanie Joly, juga terkena Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir.

Pemimpin dunia Barat lainnya yang tertular virus corona di masa lalu termasuk mantan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang keduanya jatuh sakit pada 2020.




TERBARU

[X]
×