kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Perkuat pasar Asia, Manulife Financial Corp tawar Aviva Vietnam


Senin, 29 Juni 2020 / 14:29 WIB
Perkuat pasar Asia, Manulife Financial Corp tawar Aviva Vietnam
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Pedestrians walk past an Aviva logo outside the company's head office in the city of London, Britain, March 5, 2009. REUTERS/Stephen Hird/File Photo/File Photo

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - HANOI. Guna melebarkan ekspansi ke Asia Tenggara, Manulife Financial Corp muncul sebagai penawar utama Aviva Plc untuk unit Vietnam. Perusahaan asuransi Kanada itu menimbang kesepakatan yang akan mencakup apa yang disebut perjanjian bancassurance dengan mitra lokal Aviva di Vietnam mengutip Bloomberg pada Senin (29/6).

Adapun mitra lokal Aviva adalah VietinBank. Sehingga memungkinkan untuk menjual produk-produk asuransi melalui jaringan bank milik negara itu.

Baca Juga: China kerahkan militer ke perbatasan, PM India: Kami tahu cara membalasnya

Orang-orang yang mengetahui persoalan tersebut menyatakan kesepakatan itu bernilai ratusan juta dolar. Kendati demikian, negosiasi masih berlangsung dan penawar lain masih bisa bermunculan. Namun, perwakilan untuk Aviva, Manulife dan VietinBank menolak untuk berkomentar.

Ketika perusahaan asuransi Kanada itu ingin mendapatkan tempat di Asia Tenggara, Aviva asal Inggris justru tengah meninjau kembali portofolio Asia-nya.

Pada Maret lalu, Aviva keluar dari pasar Indonesia. Aviva menjual seluruh kepemilikan sahamnya dalam perusahaan patungan yakni Astra Aviva Life untuk jumlah yang tidak diungkapkan.

Pada November 2019, Aviva juga menjual 40% sahamnya di perusahaan asuransi digital Blue di Hong Kong kepada Hillhouse Capital seperti pemberitaan InsuranceAsia News.

Baca Juga: Covid-19 menjadi virus mematikan di era modern, sebanyak 500.000 jiwa melayang

Kepala eksekutif Aviva Maurice Tulloch menyatakan hanya akan mempertahankan operasi mereka di Singapura dan China untuk kawasan Asia.

Asal tahu saja, untuk kinerja finansial 2019, perusahaan asuransi Inggris itu masih mencatatkan kinerja yang positif di kawasan Asia. Laba operasional dari bisnis jiwa dan kesehatan meningkat 5% menjadi US$ 356,6 juta pada 2019.


Tag


TERBARU

[X]
×