kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Perlambatan pertumbuhan ekonomi Singapura tahun ini berlanjut


Senin, 02 Januari 2012 / 04:45 WIB
ILUSTRASI. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional yang juga Kepala BNPB Doni Monardo.


Reporter: Sam Cahyadi | Editor: Test Test

SINGAPURA. Perlambatan pertumbuhan Singapura tahun ini bakal berlanjut menyusul pelemahan pada 2011. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Hong mengatakan, pertumbuhan Singapura terhambat kondisi global yang sulit dan upaya pemerintah untuk mengurangi masuknya pekerja asing.

Dalam pesan Tahun Baru yang disampaikan Minggu (1/1) kemarin, Lee menuturkan Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura tahun lalu naik 4,8%. Pertumbuhan itu lebih rendah dari proyeksi pemerintah sebesar 5% dan pertumbuhan 2010 sebesar 14,5%.

Menurut Lee, ekonomi Singapura tahun depan akan tumbuh 1% menjadi 3%. “Persoalan utang di Eropa jauh dari penyelesaian. Tahun ini akan menjadi sulit bagi global ekonomi dan Singapura akan terpengaruh,” ujarnya.

“Berlanjutnya soft landing di China, langkah pemulihan di Amerika Serikat dan risiko penurunan Zona Euro adalah tiga faktor penting yang akan menentukan proyeksi Singapura untuk 2012,” kata Seah, ekonom DBS Group Holdings Ltd.

Seah menambahkan, pengurangan tenaga kerja asing akan membatasi pertumbuhan karena akan menaikkan biaya usaha

Menurut Seah, perkiraan pertumbuhan Lee untuk 2011 mengindikasikan kontraksi ekonomi pada kuartal keempat akan lebih mengkhawatirkan dari yang diperkirakan pelaku pasar,” katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×