kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Perlambatan pertumbuhan ekonomi Singapura tahun ini berlanjut


Senin, 02 Januari 2012 / 04:45 WIB
ILUSTRASI. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional yang juga Kepala BNPB Doni Monardo.


Reporter: Sam Cahyadi | Editor: Test Test

SINGAPURA. Perlambatan pertumbuhan Singapura tahun ini bakal berlanjut menyusul pelemahan pada 2011. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Hong mengatakan, pertumbuhan Singapura terhambat kondisi global yang sulit dan upaya pemerintah untuk mengurangi masuknya pekerja asing.

Dalam pesan Tahun Baru yang disampaikan Minggu (1/1) kemarin, Lee menuturkan Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura tahun lalu naik 4,8%. Pertumbuhan itu lebih rendah dari proyeksi pemerintah sebesar 5% dan pertumbuhan 2010 sebesar 14,5%.

Menurut Lee, ekonomi Singapura tahun depan akan tumbuh 1% menjadi 3%. “Persoalan utang di Eropa jauh dari penyelesaian. Tahun ini akan menjadi sulit bagi global ekonomi dan Singapura akan terpengaruh,” ujarnya.

“Berlanjutnya soft landing di China, langkah pemulihan di Amerika Serikat dan risiko penurunan Zona Euro adalah tiga faktor penting yang akan menentukan proyeksi Singapura untuk 2012,” kata Seah, ekonom DBS Group Holdings Ltd.

Seah menambahkan, pengurangan tenaga kerja asing akan membatasi pertumbuhan karena akan menaikkan biaya usaha

Menurut Seah, perkiraan pertumbuhan Lee untuk 2011 mengindikasikan kontraksi ekonomi pada kuartal keempat akan lebih mengkhawatirkan dari yang diperkirakan pelaku pasar,” katanya.




TERBARU

[X]
×