kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Permintaan Baru Pacu Penguatan Aktivitas Bisnis, PMI Singapura Melonjak


Kamis, 03 September 2026 / 11:29 WIB
Permintaan Baru Pacu Penguatan Aktivitas Bisnis, PMI Singapura Melonjak
ILUSTRASI. PMI komposit Singapura yang telah disesuaikan secara musiman berada di level 59,4 pada Agustus, naik dari 59,2 pada Juli. (REUTERS/Edgar Su)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kondisi bisnis sektor swasta Singapura mengalami perbaikan tajam pada Agustus 2026, didorong oleh lonjakan pesanan baru. Perusahaan merespons penguatan permintaan dengan meningkatkan aktivitas pembelian dan perekrutan tenaga kerja, sekaligus memperkuat persediaan untuk menjaga kesinambungan bisnis.

Ini terlihat dari Purchasing Managers' Index (PMI) Singapura yang telah disesuaikan secara musiman, yang dipublikasikan S&P Global, Kamis (3/9/2026). PMI komposit Singapura berada di level 59,4 pada Agustus, naik dari 59,2 pada Juli.

Penguatan indeks utama terutama ditopang pertumbuhan pesanan baru yang semakin cepat. Perbaikan buku pesanan pada Agustus tercatat jauh lebih kuat dibandingkan Juli dan berada pada laju yang cepat. Responden mengaitkan kenaikan tersebut dengan meningkatnya permintaan serta keberhasilan kampanye promosi.

"Stabilitas permintaan menjadi faktor utama dalam membaiknya kondisi bisnis di seluruh sektor swasta Singapura pada pertengahan kuartal ketiga," tutur Eleanor Dennison, Ekonom S&P Global Market Intelligence, dalam rilis pers, Kamis (3/9/20276).

Namun, peningkatan pesanan baru belum sepenuhnya tercermin dalam pertumbuhan output. Aktivitas bisnis memang tetap meningkat, tetapi lajunya melambat ke tingkat moderat dan menjadi yang paling rendah dalam 12 bulan.

Baca Juga: PMI Manufaktur Vietnam Menguat, Produksi Tumbuh Tercepat dalam Dua Tahun

Pada tingkat sektor, jasa konsumen menjadi penopang utama ekspansi. Sebaliknya, sektor keuangan dan asuransi masih menjadi penghambat pertumbuhan.

Perekrutan meningkat

Meningkatnya volume pekerjaan baru membuat kebutuhan kapasitas dan input perusahaan ikut bertambah. Aktivitas perekrutan meningkat ke laju yang tajam dan menjadi yang terkuat sejak Februari.

Perusahaan melaporkan kebutuhan terhadap pekerja sementara maupun paruh waktu. Meski demikian, peningkatan tenaga kerja belum cukup untuk mengimbangi bertambahnya beban kerja. Hal tersebut tercermin dari kenaikan tajam dan semakin cepat pada pesanan yang belum terselesaikan.

"Meningkatnya permintaan terhadap tenaga kerja, seperti tercermin dari kenaikan tajam jumlah pekerja, serta ketergantungan yang lebih besar pada lembur bagi pekerja yang ada, mencerminkan upaya untuk menangani beban kerja, tetapi juga kemungkinan akan menimbulkan biaya yang lebih besar," tulis Dennison.

Tekanan upah juga meningkat dengan cepat. Responden mengaitkannya dengan meningkatnya pembayaran lembur dan komisi.

Baca Juga: Optimisme Pebisnis Jasa Australia Capai Level Tertinggi Enam Bulan, PMI Jasa Melesat

Di tengah tekanan biaya dan rantai pasok, prospek bisnis sektor swasta Singapura justru membaik pada Agustus. Tingkat kepercayaan perusahaan mencapai level tertinggi dalam empat bulan, didorong proyeksi permintaan yang positif.

Perusahaan juga yakin pipeline bisnis baru akan menopang pertumbuhan yang berkelanjutan dalam 12 bulan mendatang.  "Perusahaan yakin bahwa pipeline bisnis baru akan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan selama tahun mendatang, dengan indikator berwawasan ke depan dalam survei tersebut tetap kokoh berada di wilayah positif," imbuh Dennison.

Berdasarkan sektor, perusahaan manufaktur menjadi kelompok yang paling optimistis terhadap prospek bisnis. Sementara itu, perusahaan jasa konsumen menjadi kelompok dengan tingkat kepercayaan paling rendah.




TERBARU

[X]
×