kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Pertama kali, Jepang dapat hak beli obligasi China


Selasa, 13 Maret 2012 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. IHSG masih ditutup terkoreksi wajar 0,23% di level 6.309,70 pada Selasa 16 Maret 2021. IHSG hari ini Rabu 17 Maret 2021 diperkirakan kembali menguat. Rekomendasi saham hari ini diantaranya, ACES, AKRA, DOID dan lainnya. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.


Reporter: Dyah Megasari, Strait Times |

TOKYO. Kabar baik datang dari negeri Ginseng dan negeri Sakura. Keduanya akur soal transaksi obligasi negara.

Jepang, akhirnya berhasil mengantongi izin dari Beijing untuk membeli obligasi pemerintah China. Jika lancar, ini adalah pertama kalinya Jepang bisa menggenggam surat utang China.

Menteri Keuangan Jepang, Juni Azumi mengungkapkan, Jepang diberi hak membeli obligasi senilai US$ 10, 3 miliar.

Awalnya, kedua negara setuju bahwa pembelian obligasi itu terjadi Desember tahun lalu. Tujuannya adalah untuk menstabilkan pasar keuangan Asia yang tengah bergejolak akibat resesi global.

Namun proses tersebut rupanya tak berjalan singkat atau memakan waktu berbulan-bulan mengingat ada beberapa peraturan administrasi yang harus dipenuhi.




TERBARU

[X]
×