kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pertama kali, Jepang dapat hak beli obligasi China


Selasa, 13 Maret 2012 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. IHSG masih ditutup terkoreksi wajar 0,23% di level 6.309,70 pada Selasa 16 Maret 2021. IHSG hari ini Rabu 17 Maret 2021 diperkirakan kembali menguat. Rekomendasi saham hari ini diantaranya, ACES, AKRA, DOID dan lainnya. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.


Reporter: Dyah Megasari, Strait Times |

TOKYO. Kabar baik datang dari negeri Ginseng dan negeri Sakura. Keduanya akur soal transaksi obligasi negara.

Jepang, akhirnya berhasil mengantongi izin dari Beijing untuk membeli obligasi pemerintah China. Jika lancar, ini adalah pertama kalinya Jepang bisa menggenggam surat utang China.

Menteri Keuangan Jepang, Juni Azumi mengungkapkan, Jepang diberi hak membeli obligasi senilai US$ 10, 3 miliar.

Awalnya, kedua negara setuju bahwa pembelian obligasi itu terjadi Desember tahun lalu. Tujuannya adalah untuk menstabilkan pasar keuangan Asia yang tengah bergejolak akibat resesi global.

Namun proses tersebut rupanya tak berjalan singkat atau memakan waktu berbulan-bulan mengingat ada beberapa peraturan administrasi yang harus dipenuhi.




TERBARU

[X]
×