kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kepercayaan konsumen Jepang tersandung di Februari


Selasa, 13 Maret 2012 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah berencana menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final jasa konstruksi.


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Indek kepercayaan konsumen di Jepang turun pada bulan Februari lalu. Penurunan kepercayaan konsumen ini merupakan yang pertama dalam 3 bulan terakhir.

Penurunan kepercayaan konsumen Jepang, terjadi karena ada kekhawatiran penurunan pendapatan dan berkurangnya lowongan pekerjaan di Jepang.

Kantor Kabinet Jepang, Senin (12/3) mengumumkan, data hasil survei bulanan yang dilakukan Februari lalu menunjukkan, indeks kepercayaan konsumen di Jepang hanya 39,5 atau turun 0,5 poin ketimbang bulan Januari. Survei ini dilakukan terhadap 6.700 rumah tangga di Jepang.

Dalam hasil survei itu, ditemukan adanya kekhawatiran penurunan upah untuk serikat pekerja oleh manajemen perusahaan. Sebab, pemerintah Jepang memutuskan untuk menurunkan gaji pekerja tahun 2012 ini.

Namun begitu, Kantor Kabinet Jepang menyatakan, selera konsumen berangsur pulih, tetapi masih di bawah rata-rata sebelum tsunami Maret tahun lalu. Selain faktor dalam negeri, penurunan sentimen konsumen Jepang bisa terpengaruh lonjakan harga minyak global.




TERBARU

[X]
×