kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Pertumbuhan China capai 9,8%, waspada tingkat inflasi


Jumat, 21 Januari 2011 / 09:45 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

BEIJING. Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal IV 2010 terus melaju. Data Biro Statistik China menunjukkan, pertumbuhan Negeri Panda tersebut mencapai 9,8% seiring melonjaknya produksi industri dan penjualan ritel.

Otomatis, kondisi tersebut membuat pasar saham di Asia hingga Eropa dilanda aksi jual. Pasar dunia cemas, Pemerintah China akan menaikkan suku bunga acuan dan menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

Sekadar tambahan, Shanghai Composite Index anjlok 2,9% sehingga ditutup di level terendah dalam empat bulan terakhir. Sedangkan indeks MSCI Asia Pacific turun 1,3%. Di Frankfurt Stock Exchange, saham Volkswagen AG yang merupakan produsen mobil terbesar Eropa di China anjlok 5%.

Angka pertumbuhan China itu berhasil melampaui estimasi nilai tengah 22 ekonom yang disurvei Bloomberg sebesar 9,4%. Sementara itu, data indeks harga konsumen turun menjadi 4,6% pada Desember. Sebelumnya, Citigroup Inc dan Credit Suisse Group AG memprediksi, tingkat inflasi China kemungkinan akan melonjak mencapai 6% pada paruh pertama 2011.

"Jika perekonomian terus tumbuh pada level saat ini, maka tingkat inflasinya harus tetap diwaspadai," jelas Liu Li-Gang, ekonom Australia and New Zealand Banking Group Ltd.

Sementara itu, sejumlah ekonom juga meramal, China kemungkinan besar akan membuka pintu untuk penguatan yuan lebih besar lagi. Langkah ini penting untuk menghambat kenaikan harga dan meredakan ketegangan perdagangan dengan AS.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×