kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS


Senin, 29 Juni 2020 / 16:07 WIB
Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS
ILUSTRASI. Ekonomi China. via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat kredit S&P Global Ratings pada hari Senin menegaskan peringkat kredit negara China di 'A + / A-1' dengan prospek stabil, di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Reuters, S&P mengatakan China kemungkinan akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata relatif terhadap ekonomi berpenghasilan menengah lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Oil prices drop for 2nd straight session as coronavirus spike cools demand hopes

Namun, dikatakan S&P bahwa pertumbuhan kemungkinan akan mendapat tekanan dari wabah virus corona, upaya untuk merestrukturisasi ekonomi Tiongkok serta ketegangan AS-China.

"Kami memperkirakan pertumbuhan PDB riil per kapita rata-rata 5,5% per tahun pada 2021-2023, karena ekonomi pulih dari goncangan COVID-19", kata S&P, Senin.

Baca Juga: Dorong energi bersih, Macquarie bentuk joint venture bareng Enso Energy




TERBARU

[X]
×