kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.938   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.339   -11,67   -0,18%
  • KOMPAS100 833   -2,01   -0,24%
  • LQ45 632   -1,93   -0,30%
  • ISSI 219   -0,76   -0,34%
  • IDX30 355   -0,88   -0,25%
  • IDXHIDIV20 435   -0,17   -0,04%
  • IDX80 95   -0,24   -0,25%
  • IDXV30 120   -0,29   -0,24%
  • IDXQ30 113   -0,18   -0,16%

Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS


Senin, 29 Juni 2020 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Ekonomi China. via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat kredit S&P Global Ratings pada hari Senin menegaskan peringkat kredit negara China di 'A + / A-1' dengan prospek stabil, di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Reuters, S&P mengatakan China kemungkinan akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata relatif terhadap ekonomi berpenghasilan menengah lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Oil prices drop for 2nd straight session as coronavirus spike cools demand hopes

Namun, dikatakan S&P bahwa pertumbuhan kemungkinan akan mendapat tekanan dari wabah virus corona, upaya untuk merestrukturisasi ekonomi Tiongkok serta ketegangan AS-China.

"Kami memperkirakan pertumbuhan PDB riil per kapita rata-rata 5,5% per tahun pada 2021-2023, karena ekonomi pulih dari goncangan COVID-19", kata S&P, Senin.

Baca Juga: Dorong energi bersih, Macquarie bentuk joint venture bareng Enso Energy




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×