kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.812   78,00   0,47%
  • IDX 7.552   -768,35   -9,23%
  • KOMPAS100 1.043   -106,03   -9,23%
  • LQ45 742   -70,23   -8,64%
  • ISSI 274   -31,22   -10,24%
  • IDX30 386   -32,17   -7,70%
  • IDXHIDIV20 458   -34,98   -7,09%
  • IDX80 115   -11,82   -9,29%
  • IDXV30 126   -12,49   -9,04%
  • IDXQ30 124   -9,70   -7,23%

Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS


Senin, 29 Juni 2020 / 16:07 WIB
Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS
ILUSTRASI. Ekonomi China. via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat kredit S&P Global Ratings pada hari Senin menegaskan peringkat kredit negara China di 'A + / A-1' dengan prospek stabil, di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Reuters, S&P mengatakan China kemungkinan akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata relatif terhadap ekonomi berpenghasilan menengah lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Oil prices drop for 2nd straight session as coronavirus spike cools demand hopes

Namun, dikatakan S&P bahwa pertumbuhan kemungkinan akan mendapat tekanan dari wabah virus corona, upaya untuk merestrukturisasi ekonomi Tiongkok serta ketegangan AS-China.

"Kami memperkirakan pertumbuhan PDB riil per kapita rata-rata 5,5% per tahun pada 2021-2023, karena ekonomi pulih dari goncangan COVID-19", kata S&P, Senin.

Baca Juga: Dorong energi bersih, Macquarie bentuk joint venture bareng Enso Energy




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×