kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS


Senin, 29 Juni 2020 / 16:07 WIB
Pertumbuhan ekonomi China berisiko tertekan akibat Covid-19 dan ketegangan dengan AS
ILUSTRASI. Ekonomi China. via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat kredit S&P Global Ratings pada hari Senin menegaskan peringkat kredit negara China di 'A + / A-1' dengan prospek stabil, di tengah wabah virus corona yang sedang berlangsung.

Dikutip dari Reuters, S&P mengatakan China kemungkinan akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata relatif terhadap ekonomi berpenghasilan menengah lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Oil prices drop for 2nd straight session as coronavirus spike cools demand hopes

Namun, dikatakan S&P bahwa pertumbuhan kemungkinan akan mendapat tekanan dari wabah virus corona, upaya untuk merestrukturisasi ekonomi Tiongkok serta ketegangan AS-China.

"Kami memperkirakan pertumbuhan PDB riil per kapita rata-rata 5,5% per tahun pada 2021-2023, karena ekonomi pulih dari goncangan COVID-19", kata S&P, Senin.

Baca Juga: Dorong energi bersih, Macquarie bentuk joint venture bareng Enso Energy




TERBARU

[X]
×