kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pertumbuhan Ekonomi Singapura Diprediksi Melambat pada Q4 karena Omicron


Kamis, 30 Desember 2021 / 10:21 WIB
ILUSTRASI. Taman Merlion Singapura.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Selena Ling, kepala penelitian dan strategi treasury Bank OCBC, mengharapkan ada pertumbuhan ekonomi antara 3% hingga 5% pada tahun 2022 yang sejalan dengan perkiraan resmi pemerintah.

"Dengan asumsi bahwa omicron berakhir pada awal 2022, maka peningkatan momentum layanan akan terwujud. Relaksasi perbatasan memungkinkan lebih banyak pekerja asing untuk kembali," kata Ling, seperti dikutip Reuters.

Bank sentral Singapura juga telah memperketat kebijakan moneternya pada pertemuan terakhirnya di bulan Oktober. Saat itu negara sedang menghadapi tekanan inflasi yang disebabkan oleh kendala pasokan dan pemulihan ekonomi global. Banyak ekonom memperkirakan bahwa bank sentral akan memperketat aturan lagi pada bulan April mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×