kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.020   -91,00   -0,50%
  • IDX 6.231   44,85   0,72%
  • KOMPAS100 817   6,23   0,77%
  • LQ45 622   2,84   0,46%
  • ISSI 215   1,36   0,64%
  • IDX30 350   1,31   0,38%
  • IDXHIDIV20 431   1,26   0,29%
  • IDX80 93   0,64   0,69%
  • IDXV30 118   0,65   0,55%
  • IDXQ30 112   0,20   0,18%

Perusahaan Farmasi Tarik Produk Mereka dari Pasar Yunani


Senin, 31 Mei 2010 / 13:06 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, BBC | Editor: Uji Agung Santosa

Kebijakan pemerintah Yunani untuk memangkas harga obat-obatan hingga 25% mulai menuai reaksi dari beberapa perusahaan farmasi. Perusahaan farmasi asal Denmark, Leo Pharma, mengikuti langkah perusahaan senegaranya, Novo Nordisk, menarik beberapa produknya dari pasar Yunani.

Direktur Leo Pharma Kristian Hart Hansen mengungkapkan, kedepannya pihaknya bisa menderita kerugian yang lebih besar, lantaran negara lain juga bisa mengikuti kebijakan Yunani. Lantaran laba yang semakin tergerus, bisa jadi mereka terpaksa memangkas karyawannya.

Pemerintah Yunani sendiri berkeyakinan, tindakan perusahaan farmasi tersebut hanyalah aksi pemerasan semata. Lantaran, banyak produk mereka yang telah memonopoli pasar obat-obatan di Yunani.

Direktur Jenderal Kementerian Ekonomi Yunani Stefanos Combinos mengatakan, Yunani dikenal dengan harga jual obat-obatan yang termahal di Eropa. "Perusahaan farmasi telah banyak menarik keuntungan dari situ, dan adalah hal yang wajar jika mereka mempunyai kewajiban untuk memangkas harga produk mereka," tandas Combinos




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×