kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Perusahaan Farmasi Tarik Produk Mereka dari Pasar Yunani


Senin, 31 Mei 2010 / 13:06 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, BBC | Editor: Uji Agung Santosa

Kebijakan pemerintah Yunani untuk memangkas harga obat-obatan hingga 25% mulai menuai reaksi dari beberapa perusahaan farmasi. Perusahaan farmasi asal Denmark, Leo Pharma, mengikuti langkah perusahaan senegaranya, Novo Nordisk, menarik beberapa produknya dari pasar Yunani.

Direktur Leo Pharma Kristian Hart Hansen mengungkapkan, kedepannya pihaknya bisa menderita kerugian yang lebih besar, lantaran negara lain juga bisa mengikuti kebijakan Yunani. Lantaran laba yang semakin tergerus, bisa jadi mereka terpaksa memangkas karyawannya.

Pemerintah Yunani sendiri berkeyakinan, tindakan perusahaan farmasi tersebut hanyalah aksi pemerasan semata. Lantaran, banyak produk mereka yang telah memonopoli pasar obat-obatan di Yunani.

Direktur Jenderal Kementerian Ekonomi Yunani Stefanos Combinos mengatakan, Yunani dikenal dengan harga jual obat-obatan yang termahal di Eropa. "Perusahaan farmasi telah banyak menarik keuntungan dari situ, dan adalah hal yang wajar jika mereka mempunyai kewajiban untuk memangkas harga produk mereka," tandas Combinos




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×