Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.480
  • EMAS663.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Perusahaan minyak China Sinopec skors dua pejabat tingginya

Kamis, 27 Desember 2018 / 20:24 WIB

Perusahaan minyak China Sinopec skors dua pejabat tingginya
ILUSTRASI. Perusahaan minyak dengan produksi terbesar di dunia - Sinopec

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Sinopec, perusahaan minyak terbesar di China, menjatuhkan skors terhadap dua pejabat tingginya setelah perusahaan itu merugi. Dua orang itu adalah Presiden Unipec Chen Bo dan perwakilan senior Partai Komunis di Sinopec, Zhan Qi.

Pemerintah China tengah memeriksa operasi Sinopec untuk jangka waktu beberapa tahun terakhir. Sinopec ditengarai merugi pada semester II-2018 karena salah memproyeksi pasar. Akan tetapi, menurut sumber Reuters, semua itu bukanlah salah kedua pejabat perusahaan tersebut.


Chen naik ke pangkat teratas Unipec secara perlahan-lahan. Ia merintis perusahaan minyak itu dari lini gas alam cair. Dia juga yang menganjurkan perusahaannya untuk meningkatkan impor minyak mentah dari Amerika agar negaranya memiliki pemasok yang berbeda-beda.

Beberapa pengusaha minyak mengatakan, penghapusan Chen bisa menciptakan ketidakpastian dalam perusahaan tersebut. “Dia telah menjadi orang kunci dalam industri perdagangan minyak dalam dekade terakhir,” kata salah satu pengusaha minyak di Asia seperti dikutip dari Reuters.

Di sisi lain, juru bicara Sinopec mengatakan, perusahaannya menskors dua orang itu karena alasan tertentu. Ia juga bilang, Unipec tetap beroperasi seperti biasa.

Harga minyak Benchmark Brent dan West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 40% sejak mencapai harga tertingginya dalam empat tahun pada Oktober 2018. Pada Kamis (27/12), saham Sinopec turun sebesar 6,7% dari Rabu (26/12). Harga sahamnya di Bursa Saham Shanghai juga ditutup pada CNY 5,25 (US$ 0,76), terendah dalam dua tahun terakhir.

Laba bersih Sinopec turun pada kuartal III-2018. Padahal, laba Sinopec terus naik selama lima kuartal berturut-turut. Bahkan, pada sembilan bulan pertama 2018, perusahan itu mencatatkan rugi CNY 5,47 miliar (US$ 794 juta). Hal ini terjadi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing dan kepemilikan salam instrument keuangan derivatif.


Reporter: Nur Qolbi
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0441 || diagnostic_web = 0.3203

Close [X]
×