kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pesawat Rusia & China untuk Pertama Kali Masuk ke Wilayah Pertahanan Udara Alaska


Sabtu, 27 Juli 2024 / 04:00 WIB
ILUSTRASI. Pada Rabu (24/7/2024), militer AS mencegat beberapa pesawat pengebom Rusia dan China di dekat pantai Alaska. Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Zhang mengatakan itu adalah patroli udara strategis gabungan kedelapan sejak 2019. Ia menolak berkomentar ketika ditanya apakah itu patroli pertama di atas Laut Bering.

Sementara militer Rusia telah lama aktif di Pasifik utara, China telah muncul sebagai aktor baru dalam beberapa tahun terakhir karena angkatan laut dan udaranya yang berkembang memperluas kehadiran mereka lebih jauh dari pantai negara itu.

Shen Yi, seorang profesor politik internasional di Universitas Fudan, menulis dalam kolomnya bahwa penerbangan China dimaksudkan untuk memberi tahu negara-negara tertentu tentang kekuatan pencegahan strategis Tiongkok dan memiliki makna simbolis dalam persaingan AS-China.

"China meningkatkan kemampuannya untuk melakukan permainan strategis yang efektif dengan Amerika Serikat dan untuk menjaga stabilitas strategis," tulis Shen. "Karena sistem ini terus ditingkatkan, ia dapat secara efektif menghalangi AS."




TERBARU

[X]
×