kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pinjaman Abu Dhabi untuk energi baru


Selasa, 20 Januari 2015 / 09:43 WIB
ILUSTRASI. PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar US$ 30 juta


Sumber: Channel News Asia | Editor: Hendra Gunawan

ABU DHABI. Abu Dhabi Fund menyediakan pinjaman lunak senilai US$ 57 juta untuk proyek-proyek energi bersih di lima negara berkembang. Pinjaman tersebut diumumkan bersama-sama dalam sebuah konferensi pers dengan International Renewable Energy Agency (IRENA) atawa Badan Energi Terbarukan Internasional.

Sheikdoms terkaya di wilayah Uni Emirat Arab tersebut berkomitmen untuk memberikan pinjaman lunak hingga US$ 350 juta kepada negara berkembang selama tujuh tahun. 

"Energi terbarukan menawarkan prospek yang bersih, listrik terjangkau untuk 1,3 miliar orang," ujar Adnan Amin, Direktur Jenderal IRENA seperti dikutip ChannelNewsAsia.

Adapun negara-negara yang menikmati pinjaman dari Abu Dhabi Fund adalah Ekuador, Mali, Mauritania, Samoa dan Sierra Lonne. Pemerintah Abu Dhabi terobsesi mengembangkan energi baru terbarukan.

Pada Maret 2014, Abu Dhabi membangun pembangkit tenaga matahari terbesar di dunia yang mampu mengaliri listrik untuk 20.000 unit rumah.




TERBARU

[X]
×