kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

PLTN Hamaoka ditutup, pasokan listrik industri Jepang terancam


Minggu, 15 Mei 2011 / 06:45 WIB
7 Drama Korea (drakor) meraih rating tertinggi di Juli 2020.


Reporter: Dyah Megasari,

TOKYO. Jepang menutup pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang dianggap rawan terhadap bencana alam. Ilmuwan setempat menyatakan, PLTN Hamaoka berada di wilayah yang rawan terjadi gempa besar sehingga harus segera ditutup.

Reaktor ditutup beberapa tahun ke depan selama pembangunan dinding baru dekat laut di bangun. Meski ditutup, reaktor akan terus dilengkapi fasilitas keselamatan.

Penutupan ini ternyata menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri terhadap pasokan listrik di Jepang. Maklum PLTN Hamaoka selama ini melayani sebagian industri di negara itu.

Pemerintah Jepang memperketat pengawasan terhadap seluruh reaktor nuklir dan meminta agar PLTN ini ditutup setelah krisis nuklir di PLTN Fukushima yang rusak akibat gempa besar dan tsunami bulan Maret.

Nyatanya, di tengah kekhawatiran krisis listrik, warga Jepang justru senang mendengar kabar penutupan ini. "Kami trauma kejadian Fukushima kembali terulang karena di sini gempa terus terjadi. Anda tak akan pernah tahu kapan gempa besar akan kembali terjadi," ujar Miyako Tsukagoshi, warga sekitar PLTN.

Informasi saja, Hamaoka terletak 200 kilometer barat daya Tokyo dan tak jauh dari pesisir pantai.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×