kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

PLTN Hamaoka ditutup, pasokan listrik industri Jepang terancam


Minggu, 15 Mei 2011 / 06:45 WIB
7 Drama Korea (drakor) meraih rating tertinggi di Juli 2020.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

TOKYO. Jepang menutup pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang dianggap rawan terhadap bencana alam. Ilmuwan setempat menyatakan, PLTN Hamaoka berada di wilayah yang rawan terjadi gempa besar sehingga harus segera ditutup.

Reaktor ditutup beberapa tahun ke depan selama pembangunan dinding baru dekat laut di bangun. Meski ditutup, reaktor akan terus dilengkapi fasilitas keselamatan.

Penutupan ini ternyata menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri terhadap pasokan listrik di Jepang. Maklum PLTN Hamaoka selama ini melayani sebagian industri di negara itu.

Pemerintah Jepang memperketat pengawasan terhadap seluruh reaktor nuklir dan meminta agar PLTN ini ditutup setelah krisis nuklir di PLTN Fukushima yang rusak akibat gempa besar dan tsunami bulan Maret.

Nyatanya, di tengah kekhawatiran krisis listrik, warga Jepang justru senang mendengar kabar penutupan ini. "Kami trauma kejadian Fukushima kembali terulang karena di sini gempa terus terjadi. Anda tak akan pernah tahu kapan gempa besar akan kembali terjadi," ujar Miyako Tsukagoshi, warga sekitar PLTN.

Informasi saja, Hamaoka terletak 200 kilometer barat daya Tokyo dan tak jauh dari pesisir pantai.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×