kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

PM India: Kami tak mau konflik dengan China, tapi siap berperang jika diprovokasi


Kamis, 18 Juni 2020 / 06:30 WIB


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Korban jiwa ini adalah yang pertama dalam empat dekade konflik di sepanjang 3.500 km (2.200 mil) LAC yang memisahkan kedua negara yang memiliki senjata nuklir tersebut.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan kehilangan tentara di Galwan sangat menyakitkan. "Tentara kami menunjukkan keberanian yang patut dicontoh dalam menjalankan tugas dan mengorbankan hidup mereka dalam tradisi tertinggi Angkatan Darat India," katanya.

Baca Juga: Kian panas, Korea Utara ancam batalkan perjanjian damai di perbatasan dengan Korsel

“Bangsa ini tidak akan pernah melupakan keberanian dan pengorbanan mereka. Hati saya tertuju pada keluarga prajurit. Bangsa ini berdiri berdampingan dengan mereka di saat yang sulit ini," katanya.

India pada awalnya melaporkan bahwa hanya tiga tentara yang tewas dalam bentrokan itu. Tetapi kemudian mengatakan bahwa 17 tentara lainnya meninggal karena luka-luka yang diderita di tengah suhu di bawah nol.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×