kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

PM India: Kami tak mau konflik dengan China, tapi siap berperang jika diprovokasi


Kamis, 18 Juni 2020 / 06:30 WIB


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Korban jiwa ini adalah yang pertama dalam empat dekade konflik di sepanjang 3.500 km (2.200 mil) LAC yang memisahkan kedua negara yang memiliki senjata nuklir tersebut.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan kehilangan tentara di Galwan sangat menyakitkan. "Tentara kami menunjukkan keberanian yang patut dicontoh dalam menjalankan tugas dan mengorbankan hidup mereka dalam tradisi tertinggi Angkatan Darat India," katanya.

Baca Juga: Kian panas, Korea Utara ancam batalkan perjanjian damai di perbatasan dengan Korsel

“Bangsa ini tidak akan pernah melupakan keberanian dan pengorbanan mereka. Hati saya tertuju pada keluarga prajurit. Bangsa ini berdiri berdampingan dengan mereka di saat yang sulit ini," katanya.

India pada awalnya melaporkan bahwa hanya tiga tentara yang tewas dalam bentrokan itu. Tetapi kemudian mengatakan bahwa 17 tentara lainnya meninggal karena luka-luka yang diderita di tengah suhu di bawah nol.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×