kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

PM Yunani menolak rencana restrukturisasi utang


Minggu, 22 Mei 2011 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Monstera adalah jenis tanaman hias yang mudah untuk dirawat.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

YUNANI. Perdana Menteri Yunani George Papandreou menolak rencana restrukturisasi utang Yunani. Mereka berpendapat, jika Yunani ingin segera keluar dari krisis utangnya, maka negara tersebut harus memangkas anggaran belanja serta melakukan privatisasi.

"Restrukturisasi utang tidak menjadi isu yang didiskusikan," kata Papandreou.

Sekadar informasi, Yunani sudah berhutang sebesar 110 miliar euro dalam bentuk bailout kepada Uni Eropa dan IMF selama setahun. Namun, masalah yang dihadapi ekonomi Yunani masih jauh dari kata aman. Negara itu masih harus berjibaku dengan rendahnya pendapatan dan resesi hebat, sehingga memunculkan spekulasi kalau Yunani harus segera melakukan restrukturisasi utang.

Chairman Uni Eropa Jean-Claude Junker mengatakan, Yunani kemungkinan harus menempuh "soft restructuring" utangnya. Namun, European Bank Central masih menolak dengan keras rencana itu, karena khawatir langkah tersebut akan membuat pergerakan euro tidak stabil.




TERBARU

[X]
×