kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Polisi Jepang: korban tewas akibat gempa & tsunami sebanyak 2.412 orang


Selasa, 15 Maret 2011 / 09:43 WIB
Polisi Jepang: korban tewas akibat gempa & tsunami sebanyak 2.412 orang
Lukisan lewat media Kayu. Foto dok.Atoel Project


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

TOKYO. Kepolisian Jepang menyatakan, korban yang tewas akibat gempa dashyat yang menghantam Jumat (11/3) lalu telah menewaskan 2.412 orang. Korban tewas terbesar berada di Prefektur Miyagi sebanyak 1.254 orang. Sedangkan jumlah orang yang dinyatakan hilang sebanyak 3.118 orang.

Tetapi, pejabat setempat meragukan angka tersebut. Mereka menyatakan, jumlah orang yang hilang mencapai puluhan ribu orang akibat tersapu gelombang tsunami di pantai timur laut Jepang. Kantor berita Kyodo melaporkan, sebanyak 2.000 orang tersapu di Prefektur Miyagi.

Para korban tewas itu ditemukan di tepi pantai. Sebagian lagi tertimbun di antara reruntuhan bangunan.

Banyaknya korban yang tewas ini membuat rumah pemakaman dan krematorium kewalahan. Di kota kecil Soma, tempat kremasi hanya mampu melayani pembakaran 18 jenazah setiap hari. "Kami kewalahan dan meminta kota lain untuk membantu kami," kata Katsuhiko Abe, seorang pejabat setempat. Selain itu, para petugas mulai kehabisan kantong jenazah.

Sementara itu, jutaan orang yang selamat harus berjuang dari kelaparan. Mereka hanya memperoleh sedikit makanan dan air. Hajime Sato, pejabat pemerintah Prefektur Iwate mengatakan, suplai bahan makanan hanya 10% dari kebutuhan.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×