kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.111   78,97   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,37   1,09%
  • LQ45 828   6,68   0,81%
  • ISSI 288   3,86   1,36%
  • IDX30 431   4,30   1,01%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,29   1,02%
  • IDXV30 140   0,93   0,67%
  • IDXQ30 140   0,86   0,62%

Prancis Bakal Gelontorkan Bantuan ke Peugeot dan Renault


Selasa, 13 Januari 2009 / 16:01 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PARIS. Pemerintah Prancis akan mengulurkan bantuan terhadap dua produsen otomotif Eropa yakni PSA Peugeot Citroen dan Renault SA. Menurut Juru Bicara Pemerintah Luc Chatel, bantuan berupa dana segar tersebut akan digelontorkan paling lama akhir bulan ini seiring dengan melempemnya perekonomian sehingga menggerus pendapatan para perusahaan mobil tersebut.

“Kami saat ini tengah bekerjasama dengan dua produsen otomotif besar Prancis untuk membuka keran pengucuran kredit. Kemungkinan kami akan mengumumkannya pada akhir Januari. Saat ini Peugeot dan Renault tengah berupaya keras untuk mendanai operasional mereka,” jelas Chatel.

Sejauh ini, produsen otomotif Eropa dan Prancis sudah menutup sejumlah pabrik miliknya dan merumahkan sementara waktu ribuan pekerja.

“Pemerintah Prancis saat ini tengah bekerja keras untuk menetapkan kebijakan baru yang bisa memungkinkan para produsen untuk kembali beroperasi seperti biasa,” kata Chatel. Pada 20 Januari mendatang, pemerintah juga sudah menjadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan para produsen dan supplier untuk mendiskusikan insentif untuk pengembangan mesin yang lebih bersih. Selain itu, lanjut Chatel, insentif tersebut juga diberikan agar pemecatan karyawan semakin berkurang.

Pemerintah Prancis sebenarnya sudah menyetujui untuk memberikan bantuan terhadap industri otomotif. Bahkan Prancis juga dengan sukarela mengucurkan dana sebesar 1 miliar euro dengan suku bunga rendah kepada produsen mobil. Sekitar 779 juta euro sudah dibayarkan. Pemerintah juga sudah memberikan bantuan senilai 220 juta euro untuk insentif penjualan bagi para konsumen yang mau menukarkan mobil lamanya dan menggantikan dengan yang baru. Tidak sampai di situ, pemerintah Prancis juga tidak melupakan para supplier suku cadang dengan menyerahkan bantuan sebesar 100 juta euro.

Beberapa waktu lalu Presiden Prancis Nicolas Sarkozy juga telah menyepakati rencana penggelontoran dana bantuan sebesar 400 juta euro untuk jangka waktu empat tahun untuk membantu para produsen menelurkan mobil yang rendah polusi.

Menurut Juru Bicara Renault SA Frederique de Greves, produsen otomotif kedua terbesar Prancis itu membutuhkan dana sekitar 9 miliar euro atau US$ 11,9 miliar untuk dapat beroperasi secara normal tahun ini. Dia juga mengatakan, Renault kemungkinan akan meminta bantuan kepada pemerintah, meskipun mereka akan mengupayakan pinjaman bank terlebih dulu. Sayangnya, dia menolak merinci berapa jumlah dana yang bakal dipinjam kepada pemerintah.






TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×