CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Prancis memangkas proyeksi pertumbuhan


Selasa, 03 Juli 2012 / 22:07 WIB
ILUSTRASI. Sabtu (12/6), ada tambahan 7.465 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.901.490 kasus positif corona.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati, | Editor: Wahyu T.Rahmawati

PARIS. Perdana Menteri Prancis Jean-Marc Ayrault memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Prancis, Selasa (3/7). Ayrault mengatakan, produk domestik bruto (PDB) Prancis akan naik 0,3% tahun ini.

Angka tersebut turun dibanding perkiraan semula 0,7%. Ayrault pun merevisi proyeksi pertumbuhan tahun depan dari 1,75% menjadi 1,2%.

Menteri Keuangan Pierre Moscovici mengatakan, ada beberapa belanja departemen yang naik, misalnya pendidikan, kehakiman, keamanan, dan kantor tenaga kerja. Selain pos-pos tersebut, Prancis bakal memangkas anggaran.

Moscovici optimistis, Prancis bakal mencapai target defisit anggaran 4,5% dari PDB tahun ini dan 3% tahun depan, "Sebelum kembali ke keseimbangan anggaran tahun 2017," kata Moscovici.

Sebelumnya, kantor audit memperkirakan Prancis perlu menghemat € 33 miliar tahun depan untuk mencapai target defisit 3% PDB. Pemerintah Prancis perlu menghemat sekitar € 10 miliar untuk mencapai target defisit tahun ini.

Prancis berniat meluncurkan pajak baru bagi orang-orang kaya dan perusahaan besar, dengan target € 7,5 miliar. Ayrault menegaskan kembali rencana penerapan pajak 75% bagi warga dengan pendapatan lebih dari € 1 miliar. Ia pun mengkonfirmasi rencana mempekerjakan lebih banyak guru dan polisi, menciptakan 150.000 pekerajaan dan mendorong industri agar lebih kompetitif.




TERBARU

[X]
×