kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Prancis memangkas proyeksi pertumbuhan


Selasa, 03 Juli 2012 / 22:07 WIB
Prancis memangkas proyeksi pertumbuhan
ILUSTRASI. Sabtu (12/6), ada tambahan 7.465 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.901.490 kasus positif corona.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati, Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

PARIS. Perdana Menteri Prancis Jean-Marc Ayrault memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Prancis, Selasa (3/7). Ayrault mengatakan, produk domestik bruto (PDB) Prancis akan naik 0,3% tahun ini.

Angka tersebut turun dibanding perkiraan semula 0,7%. Ayrault pun merevisi proyeksi pertumbuhan tahun depan dari 1,75% menjadi 1,2%.

Menteri Keuangan Pierre Moscovici mengatakan, ada beberapa belanja departemen yang naik, misalnya pendidikan, kehakiman, keamanan, dan kantor tenaga kerja. Selain pos-pos tersebut, Prancis bakal memangkas anggaran.

Moscovici optimistis, Prancis bakal mencapai target defisit anggaran 4,5% dari PDB tahun ini dan 3% tahun depan, "Sebelum kembali ke keseimbangan anggaran tahun 2017," kata Moscovici.

Sebelumnya, kantor audit memperkirakan Prancis perlu menghemat € 33 miliar tahun depan untuk mencapai target defisit 3% PDB. Pemerintah Prancis perlu menghemat sekitar € 10 miliar untuk mencapai target defisit tahun ini.

Prancis berniat meluncurkan pajak baru bagi orang-orang kaya dan perusahaan besar, dengan target € 7,5 miliar. Ayrault menegaskan kembali rencana penerapan pajak 75% bagi warga dengan pendapatan lebih dari € 1 miliar. Ia pun mengkonfirmasi rencana mempekerjakan lebih banyak guru dan polisi, menciptakan 150.000 pekerajaan dan mendorong industri agar lebih kompetitif.




TERBARU

[X]
×