kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Presiden Prancis Macron dekati India bahas kerjasama Indo-Pasifik


Rabu, 22 September 2021 / 14:19 WIB
ILUSTRASI. Presiden Prancis Macron dekati India bahas kerjasama Indo-Pasifik


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  NEW YORK. Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa membahas kerja sama di kawasan IndoPasifik dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, ketika Prancis menangani dampak dari pembatalan pesanan kapal selam Prancis senilai US$ 40 miliar oleh Australia.

Melansir Reuters, (22/9), kedua pemimpin mengadakan percakapan telepon pada hari Selasa, kata sebuah pernyataan dari kantor Macron, di mana mereka juga membahas masalah-masalah seperti krisis di Afghanistan.

Pekan lalu, Prancis menarik duta besarnya dari Amerika Serikat dan Australia setelah Australia membatalkan kesepakatan kapal selam nuklir sebelumnya dengan Prancis. Baca selengkapnya

Baca Juga: Perdagangan bebas UE-Australia bisa bermasalah pasca pembatalan proyek kapal selam

Australia mengatakan pekan lalu bahwa mereka akan membatalkan kesepakatan awal 2016 dengan Grup Angkatan Laut Prancis untuk membangun armada kapal selam konvensional, dan sebaliknya akan membangun setidaknya delapan kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi AS dan Inggris setelah mencapai kemitraan keamanan trilateral. Prancis menyebutnya menusuk dari belakang. Baca selengkapnya

China pada gilirannya mengecam aliansi keamanan Indo-Pasifik baru antara Amerika Serikat, Inggris dan Australia, memperingatkan perlombaan senjata yang intensif di wilayah tersebut.

Selanjutnya: Kemajuan pengembangan rudal jelajah militer Inggris dan Prancis jadi korban AUKUS




TERBARU

[X]
×