kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.332   -7,92   -0,12%
  • KOMPAS100 837   -2,26   -0,27%
  • LQ45 633   -3,88   -0,61%
  • ISSI 218   -0,50   -0,23%
  • IDX30 356   -2,13   -0,60%
  • IDXHIDIV20 441   -2,28   -0,51%
  • IDX80 95   -0,54   -0,56%
  • IDXV30 119   0,11   0,09%
  • IDXQ30 114   -0,77   -0,67%

Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia


Kamis, 30 April 2026 / 09:28 WIB
Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia
ILUSTRASI. Pelabuhan Tokyo Jepang (Yoshio Tsunoda/AFLO via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Produksi industri Jepang secara tak terduga mengalami penurunan pada Maret 2026 dibandingkan bulan sebelumnya, dipicu melemahnya output sektor kimia dan bahan bakar di tengah gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Melansir Reuters mengutip data pemerintah yang dirilis Kamis (30/4/2026) menunjukkan produksi industri turun 0,5% secara bulanan.

Baca Juga: Saham Teknologi Asia Menguat Kamis (30/4), Obligasi Tertekan saat Harga Minyak Naik

Penurunan ini menandai kontraksi dua bulan berturut-turut dan berada di bawah ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 1,1%.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) menyebut, produk berbasis minyak menjadi penyumbang utama penurunan. Produksi polietilena anjlok 27%, sementara polipropilena turun 15% sepanjang Maret.

Meski demikian, Jepang masih memiliki cadangan sekitar 1,8 bulan untuk produk kimia antara tersebut, sehingga dampaknya terhadap distribusi ke sektor hilir sejauh ini masih dapat ditekan.

Selain itu, produksi bahan bakar domestik juga mengalami penurunan secara luas. Output bensin turun 7,3%, sedangkan produksi solar merosot 14,3% pada periode yang sama.

Baca Juga: Aktivitas Pabrik China Melaju Kencang, PMI Tertinggi Sejak Akhir 2020

Ketergantungan Jepang terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah menjadi faktor kunci.

Sekitar 95% kebutuhan minyak mentah negara tersebut berasal dari kawasan tersebut, dengan sebagian besar pengiriman melewati Selat Hormuz, jalur vital yang kini terganggu akibat konflik geopolitik.

METI juga mencatat, pelaku industri memperkirakan tren penurunan masih berlanjut pada April, dengan estimasi output kembali turun 0,7% setelah penyesuaian musiman.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×